Warga Hunut Tolak Alfamidi, Waktu Dekat Komisi II DPRD Ambon One The Spot Ke Hunut

AMBON,N25NEWS.com – Masyarakat Desa Hunuth atau Durian Patah Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Maluku, menolak keras akan hadirnya Alfamidi.

Menyikapi hal tersebut, Komisi II DPRD Kota Ambon, dalam waktu dekat akan meninjau langsung ke Desa Hunuth.

” Persoalan ini Komisi II akan ‘One The Spot’ ke Desa Hunuth, Apakah benar kehadiran Alfamidi berdampak ke pedagang sekitar? ” Ungkap Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Harry Putra Far Far, usai rapat bersama Kadisperindag Kota Ambon dan perwakilan warga Hunuth, (9/1/209) pagi.

Pasalnya, masyarakat Hunuth khawatir, hadir Alfamidi membunuh mata pencarian warga yang memiliki kios kecil. “Omset sepuluh juta tidak bisa bersaing dengan korporasi,” Terangnya

Baca juga :   IMM Demo DPRD Kota Ambon

Dirinya juga menjelaskan, karena belum ada Perda untuk mengatur Alfamidi -Indomaret maka sebagai penyambung lidah rakyat akan mengusulkan untuk menetapkan Perda baik untuk lokasi dan jumlah Alfamidi-Indomaret. “Kami (DPRD) juga tidak bisa langsung membatasi hadir Alfamidi,” Terangnya.

Perihal ini, bukan keputusan Disperindag untuk mengijinkan Alfa Midi hadir ditengah warga yang memiliki kios kecil di Hunuth. “Indag hanya melanjutkan ijin dari PU, PTSP juga Bappeda, keluar ijin tersebut pasti Indag melanjuti saja,” Bebernya.

Harry menegaskan, ijin yang sudah keluar akan dibatasi, sehingga kedepan nanti tidak ada lagi tambahan. “Alfamidi 26 dan Indomaret 40 biji,” Tutupnya.

Reporter : Rian M

Editor : Redaksi

Check Also

Harga Bawang Naik Akibat Tingginya Permintaan

AMBON,N25NEWS.com-Harga bawang merah di beberapa pasar tradisional di Kota Ambon,salah satunya pasar Mardika,kembali mengalami kenaikan …