Kepala BPOM Ambon Hariani

Waspada Air Minum Isi Ulang Di Ambon Mengandung Mikroba

AMBON,N25NEWS.COM – Hasil Pengawasan yang di lakukan Bpom Ambon tahun  2018 kemarin terhadap sarana parasaran produksi Depot Air Minum Isi Ulang,di temukan Air minum isi ulang di Kota Ambon mengandung Mikroba yaitu Bakteri Ecoly.

Pengambilan sampling tersebut di lakukan dengan cara acak di 15 Depot yang ada di 5 Kecamatan di Kota Ambon.

Hal ini di sampaikan Kepala BPOM Ambon Hariani kepada N25NEWS.COM jumat (18/01) di ruangannya.

Menurut Hariani dari 15 depot yang di periksa ada 8 Depot yang air minum isi ulang mengandung Bakteri Ecoly.Lalu 8 sarana yang di temukan mikroba itu di lakukan edukasi mulai dari melihat titik kritis tabung penyaring dan penyerap kemudian  bahan baku sampai pada hasil akhirnya.

‘Setelah mereka memperbaiki sarananya maka kami kasih kesempatan untuk memproduksi setelah 1 bulan kami kembali memeriksa dari 8 depot tersebut ternyata 5 masih mengandung bakteri Ecoly,”ungkapnya.

Tambah Hariani bahwa biasanya Bpom kalau sampling pertama tidak memenuhi standart,maka sampling kedua meningkatkan kehati-hatian dalam hal ini akat-alat untuk sampling sudah di persiapan dalam keadaan steril.

“Mengenai kasus yang di temukan itu  memang  sudah ada langkah dari asosiasi dengan berkumpul saling tukar pikiran,tempatnya itu di Balai Kota dan kami juga hadir memberikan masukan-masukan terkait dengan bagimana mengelolah sarana produksi Air minum isi ulang ini sehingga  terhindar dari kandungan mikroba,”tutur Hariani.

Selain itu kata Hariani pula,mengenai permasalahan Air Minum Isi Ulang,memang sudah ada langkah dari DPRD Kota Ambon   untuk membuat peraturan daerah terkait dengan produksi Air Minum Isi Ulang dan sampai saat ini masih dalam tahap pembahasan di dewan.

Selain itu ketika di tanya kenapa baru di periksa 15 depot dari 182 yang terdaftar,Hariani mengungkapkan bahwa pengawasan Air Minum Isi Ulang memang  bukan domainnya Bpom Ambon namun karena ini di konsumsi masyarakat luas  sehingga hal itu harus kawal Bpom,selain itu berapa jumlah depot yang di datangi,itu tergantung juga dari kemampuan Bpom Ambon.

Namun demikian Hariani berharap masyarakat harus jadi konsumen yang cerdas.Sehingga ketika mendatangi sarana Air minum isi ulang,harus melihat tempat produksinya apakah kebersihanya terjaga dengan baik termasuk orang yang kereja di sarananya.Sekain itu masyarakat juga harus tanya sumber air darimana dan jangan percaya sepenuhnya kalau lampu warna ungu nyala belum tentu  airnya sudah terbebas dari mikroba.

“Kami menghimbau agar asosiasi Air Minum Isi Ulang di aktifkan kembali supaya saling shering ilmu,saling tukar informasi,”tutup Hariani Kepala Bpom Ambon.

Editor :Redaksi

 

 

 

About admin

Check Also

Buka Kegiatan Advokasi Program KKBPK,Plt Kepala BKKBN Perwakilan Maluku Minta IBI Se-Maluku,LSM,TNI Dan Jurnalis Perbanyak Dan Tingkatkan Advokasi Program KKBPK

AMBON,N25NEWS.COM-Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Dra.Renta Rego mengharapkan semua pihak termasuk IBI Se-Provinsi Maluku,LSM,TNI …

×

N25NEWS.com