Breaking News

Wawali Hadiri Kegiatan SLN Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon

AMBON,N25NEWS.COM – Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler secara langsung menghadiri Kegiatan Sekolah Lapang Nelayan (SLN) Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon yang diselenggarakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas II Pattimura Ambon. Kegiatan tersebut bertempat di Marina Hotel, Senin (215/3/2019).

“Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Kota Ambon, saya menyambut baik serta memberikan apresiasi yang tinggi atas penyelenggaraan kegiatan ini, yang tentunya bertujuan untuk dapat meningkatkan kapasitas dan keterampilan nelayan dalam memantau cuaca dan iklim,” ungkap Hadler pada saat membacakan sambutan Walikota Ambon.

Menurutnya, dapat diketahui bersama bahwa sektror perikanan merupakan salah satu sektor ekonomi yang unggulan yang dikembangkan oleh Pemerintah Kota Ambon, disamping sektor jasa perdagangan dan sektor pariwisata.

“Potensi perikanan tangkap Kota Ambon cukup besar, untuk tahun 2016 nilai produksi perikanan kita mencapai 44.524 ton, dan nilai ini meningkat sebesar 2,31 persen di tahun 2017,” kata Wawali.

Hadler mengakui, dengan potensi perikanan Kota Ambon yang cukup besar inilah, yang kemudian menarik Pemerintah Pusat untuk menjadikan Kota Ambon menjadi Kota Ikan Nasional (City Of Fish).

Dimana, lanjutnya hal ini sesungguhnya tidak dapat dilepaspisahkan dari perwujudkan Provinsi Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional. “Sebagaimana komitmen yang telah disampaikan oleh Presiden saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kota Ambon pada tahun 2017 yang silam,” tutur Hadler.

Ia menambahkan, salah satu yang hal berpengaruh pada sektor perikanan adalah faktor iklim dan cuaca, ketika cuaca buruk nelayan tidak dapat melaut, hasil tangkapan berkurang, dan harga ikan melonjak naik di pasaran.

Oleh karena itu, fenomena cuaca buruk menjadi hal yang lumrah terjadi, namun pada kenyataannya para nelayan kesulitan mendapatkan informasi mengenai cuaca di laut. Sehingga, dengan tersedianya informasi serta pemahaman mengenai iklim dan cuaca maka nelayan dapat mengantisipasi apabila harus tetap melaut dalam kondisi cuaca ekstrim.

Disamping itu, lanjut menjelaskan, informasi cuaca juga dapat menjadi titik penentu spot perburuan ikan, apabila didukung dengan pengalaman dan pengetahuan nelayan dalam melaut.

Untuk itu, diharapkan kepada seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan tekun, sehingga akan memperoleh hasil yang baik kedepannya.

Reporter : Mendy S

Editor : Redsksi

About admin

Check Also

Peringatan HKG-PKK 2019 Provinsi Sumbar Berlangsung Meriah

PADANG,N25NEWS.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat menjadi tuan rumah Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan …