Breaking News

Yayasan Miliki Peran Penting Majukan Pendidikan Madrasah

AMBON,N25NEWS.COM -Kakanwil Kementerian Agaman(Kemenag) Provinsi Maluku Fesal Musaad S.Pd, M.Pd menandaskan, keberadaan yayasan memiliki peran penting guna memajukan pendidikan di Maluku.

Khusus dalam peningkatan mutu pendidikan di madrasah, peran dan fungsi yayasan penyelenggara pendidikan sangat dibutuhkan dan sangat penting untuk mendukung kemajuan madrasah.

Demikian sambutan tertulis Kakanwil yang disampaikan Kasi kurikulum dan evaluasi Bidang Pendidikan Madrasah Kemenag Maluku
Asukadjaja Banawi,S.Pd dalam rapat koordinasi (rakor) pimpinan yayasan pengelola lembaga madrasah di lantai V Hotel Golden Place, Sabtu(5/7/2019).

Dikatakan, dengan adanya yayasan penyelenggara pendidikan, diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mengontrol kualitas pendidikan untuk mencapai Standar Pelayanan Minimal (SPM) di madrasah atau Standar Nasional Pendidikan (SPN).

Dimana saat ini, madrasah swasta yang diselenggarakan oleh non pemerintah dan penyelenggaranya, berupa yayasan yang sudah memiliki badan hukum penyelenggara pendidikannya dan sudah diatur oleh pemerintah dengan terbitnya UU nomor 28 tahun 2004 sebagai pengganti UU RI nomor 16 tahun 2001.

Dengan UU tersebut, yayasan memiliki status badan hukum yang jelas yang dibuktikan dengan akta pendirian yayasan. Namun selama ini tidak semua yayasan bisa menjalankan kinerjanya dengan baik.

Dimana banyak yayasan yang belum secara maksimal mampu membangun madrasah, seperti halnya dukungan pembangunan fisik, berupa sarana gedung yang belum memadai dan kipra yayasan yang belum maksimal, serta kurangnya dukungan dari pihak yayasan terhadap perkembangan pendidikan madrasah.

Selain memberikan apresiasi positif atas diselenggaranya rakor tersebut, Kakanwil juga berharap kegiatan dapat menghasilkan sesuatu yang berguna bagi pembangunan pendidikan madrasah yang lebih baik dan berkualitas di Maluku sesuai dengan slogan”Madrasah Hebat Bermartabat”.

Beberapa faktor penghambat tewujudnya SPM pendidikan madrasah antara lain, 82 % madrasah berstatus swasta, 61 % dikelola yayasan, 91 % dikelola non yayasan, lokasi madrasah berada pada daerah terpencil, kurangnya guru madrasah, minimnya anggaran, status orang tua/wali miskin dan penyelenggara pendidikan/yayasan lemah.

Untuk mewujudkan hal tersebut kata Kakanwil, perlu dilakukan peningkatan peran yayasan dalam penyelenggaraan pendidikan madrasah khusus pada delapan SNP, juga perlu ditingkatkan kualitas SDM, manajerial madrasah, pengelola adiministrasi keuangan dan perlu adanya pemberdayaan yayasan oleh pemerintah dalam rangka memajukan madrasah.

Reporter : Rohim

Editor : Redaksi

About admin

Check Also

Agenda Penerbangan JCH Maluku Menuju Arab Sudi

MAKASSAR,N25NEWS.COM – Sesuai dengan jadwal Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Makassar. Seluruh Jamaah …