Bayi Gizi Buruk Dikunjungi Widya Murad Ismail

AMBON,N25NEWS.com-Usianya delapan bulan,namun berat badannya hanya enam kilogram.Bayi mungil itu tampak sangat kurus,berat badannya tidak seperti berat badan bayi normal seumurnya.

Hal ini mengundang istri Gubernur Maluku,Widya Murad Ismail untuk menyempatkan diri mengunjungi bayi gizi buruk itu.

Selain kurus,bayi perempuan itu juga terbaring lemas dan kaku.Saking kurusnya,pada tangan dan kaki,tampak tulang-tulang yang menonjol.

Begitulah kondisi Helena Elle,bayi asal Waitatiri,desa Suli Kecamatan Salahutu Maluku Tengah (Malteng) itu saat ini.

Adapun,untuk mengembalikan kondisinya ke berat badan normal,Helena tengah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.Haulussy,Ambon.

Adapun,dr.Sriwahyuni Joko mengatakan,bayi mungil itu menderita gizi buruk tipe campuran yaitu kekurangan energi dan kekurangan protein,selain itu,pihaknya fokus untuk memperbaiki gizinya terlebih dulu,baru penanganan lainnya.

“Sekarang kita fokus untuk memperbaiki gizinya,”kata Sriwahyuni.

Mendengar kabar adanya bayi gizi buruk di rumah sakit Widya Murad Ismail didampingi Kepala RSUD dr Haulussy Rita Tahitu,Kepala BKKBN Maluku Renta Rego,Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku Sartono Pining,Kepala Dukcapil Provinsi Maluku Mustafa Sangadji,yang datang mengunjungi Helena di kamar rawat inapnya,jumat (31/01) pagi.

Adapun,dengan penuh kasih sayang,Widya mengajak bayi mungil yang belum pandai bicara itu untuk berbicara.Widya juga memberi semangat bagi kedua orang tua Helena,Marthen dan Ayu,untuk bersabar dan harus berjuang agar putri mereka bisa keluar dari krisis gizi yang di alami.

“Sabar ya bu.Cepat sembuh ya nak,”kata Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku ini.

Selain itu,Widya juga mengingatkan bahwa anak-anak sangat membutuhkan asupan gizi untuk tumbuh kembang mereka.

“Tidak perlu yang mahal-mahal,tapi penting itu makanannya harus sehat,ujar Widya.

Adapun,sebagai Duta Parenting (perangi stunting) Provinsi Maluku,Widya saat ini sedang giat-giatnya melaksanakan program pencegahan dan pemberantasan gizi buruk dan stunting pada anak-anak di seluruh Maluku.

“Tadinya saya mengetahui ada anak yang terkena gizi buruk dari media sosial dan saya langsung ingin menegok mereka,”jelas Widya.

Widya mengaku prihatin dengan kondisi ini,bukan hanya Helena,tetapi juga anak-anak lain yang tengah dirawat di RSUD dr Haulussy Ambo,yakni dari Kepulauan Tanimbar dan Buru Selatan.

“Untuk itu,saya merasa prihatin dan ini adalah bentuk perhatian saya sebagai ibunya orang Maluku,ibunya anak-anak Maluku.Anak-anak ini membutuhkan perhatian dan kasih sayang kita”tandas Widya.

Sumber : Humas Pemprov Maluku

Editor : Aris Wuarbanaran

Check Also

299 Tamtama Remaja Resmi Dilantik Di Rindam Pattimura

AMBON,N25NEWS.com-Pangdam XVI/ Pattimura, Mayjen TNI Bambang Ismawan, S.E, M.M., yang diwakilkan oleh Kasdam XVI/ Pattimura, …