3 Instansi Samsat Maluku (Jasa Raharja Cabang Maluku, Bapenda, dan Kepolisian) Akan Lounching E-Samsat dan Samsat Mall

AMBON,N25NEWS.com-Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) merupakan serangkaian kegiatan dalam penyelenggaraan Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor (Ranmor), pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan pembayaran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) secara terintegrasi, maka dari itu ketiga instansi yang menaungi samsat melakukan inovasi guna memperlancar, mempercepat, mempermudah, dan menjangkau masyarakat sampai di tingkat kecematan yang dulunya tidak terjangkau.

Hal tersebut disampaikan Kepala PT Jasa Raharja Cabang Maluku,Sigit Harismun,dalam dialog bersama Ditlantas Polda Maluku yang diwakili Kombes pol Rahmat Hakim Lolo dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Maluku Djalaludin Salampessy,dengan tema Geliat Samsat Menghadapi Pandemi Covid-19,yang berlangsung di Pro 1 RRI Ambon,belum lama ini. Dalam dialog bersama disampaikan kepada masyarakat bahwa sebentar lagi akan di lounching Samsat Online atau E- Samsat dan Samsat Mall .

Lebih lanjut,menurut Sigit,Jasa Raharja terus memberikan pelayanan kepada masyarakat Maluku,walapun sekarang ini masih dalam kondisi mewabahnya pandemi Covid-19.Walaupun beberapa tahun Samsat masih terkendala dengan adanya koneksi atau jaringan internet, namun tidak memutuskan semangat 3 Instansi Samsat untuk berinovasi.

“Memang provinsi Maluku,masih terkendala dengan koneksi atau internet,ditambah pula Maluku merupakan daerah kepulauan.Namun,kita terus memberikan layanan salah satunya dengan memperbaiki layanan-layanan yang terkoneksi internet,bahkan ini sudah mau di launching, dan diharapkan E-Samsat ini akan mempermudah masyarakat maluku untuk melunasi pajak karena semua sudah ada dalam genggaman, terlebih lagi dengan adanya Samsat Mall di MCM”kata Sigit.

Adapun,disinggung mengenai sejauh mana proses,Jasa Raharja memberikan santunan kepada korban kecelakaan,maka Sigit menjelaskan,sebetulnya publik belum paham mengenai ahli waris yang tiba-tiba sudah mendapat santunan,begitupun pembayaran korban kecelakaan di rumah sakit (RS) telah lunas.Padahal intinya,premi yang masyarakat bayar endingnya untuk santunan bagi korban kecelakaan.

“Jadi intinya,adanya pajak ini akan memberikan kontribusi positif,terkait dengan bagaimana kita mampu melewati pandemi Covid-19 ini,karena pemerintah juga membutuhkan anggaran besar,sebagaimana Jasa Raharja bisa menyantuni korban kecelakaan itu berdasarkan premi yang telah masyarakat bayarkan,”jelas Sigit.

Selain itu,Sigit pula menjelaskan bagaimana tingkat kecelakaan dimasa penerapan PSBB,dimana akibat dari pembatasan tersebut,maka otomatis jalanan menjadi sepi yang membuat pengendara ngebut.Hal inilah terjadi tren angka kecelakaan meningkat dan didominasi oleh kendaraan roda dua,yang meberikan kontribusi 47,72 persen sampai dengan periode Juli 2020.

“Untuk itu,saya menghimbau kepada masyarakat Maluku (pengendara) jangan sampai memacu kendaraan lebih cepat,padahal lebih cepat tidak menjamin sampai di tujuan lebih cepat,sebab resiko bahaya selalu mengancam,”ujar Sigit.

Dikesempatan yang sama, Ditlantas Polda Maluku, Kombes pol Rahmat Hakim Lolo,mengatakan pihaknya memiliki tujuan yang sama yakni memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,walaupun ditengah situasi pandemi virus corona.Bahkan pihaknya,juga menyiapkan mobil Samsat keliling,serta aplikasi yang sistem pembayaran ada juga via sms banking (E-samsat).

“Intinya,inovasi-inovasi yang kami buat adalah untuk mempermudah dan mendorong masyarakat untuk melaksanakan kewajibannya yang kemudian dengan sebagai hadiah untuk 75 tahun kemerdekaan Republik Indonesia,”kata Rahmat.

Sementara itu,Kepala Bapenda Provinsi Maluku Djalaludin Salampessy,mengatakan pihaknya telah di instruksikan gubernur Maluku,untuk terus melakukan Inovasi agar mempermudah, mempercepat, dan menjangkau seluruh elemen masyarakat dari kota sampai perdesaan di maluku.

“Saya yakin, karena apa masyarakat yang memberikan kemudahan,dalam suasana atau dimanapun masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya ada saja.Dan yang sangat luar biasa,kita dapat melihat masyarakat sangat patuh dalam melaksanakan kewajibannya mereka yaitu dengan membayar pajak,walaupun disadari dalam situasi Covid-19, maka dari itu kita akan segera melunching E-Samsat, dan Samsat Mall tanggal 19 Agustus 2020” tandas Salampessy.

Editor : Aris Wuarbanaran

Check Also

UPT Pemasyarakatan Sabet Penghargaan Dari Dirjenpas

AMBON,N25NEWS.com  – Delapan Unit Pelaksana (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan …