Hendry Far-Far Plt Asisten I Setda Maluku Bidang Tata Pemerintahan,

75 Anggota DPRD Kabupaten SBB,Buru Dan Bursel Ikut Orientasi

AMBON,N25NEWS.com-Tujuh puluh lima (75) anggota DPRD kabupaten Seram Bagian Barat,Buru dan Buru Selatan (Bursel) mengikuti orientasi yang dilaksanakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku.

Ke 75 Anggota DPRD yang mengikuti orientasi tersebut terdiri dari 30 anggota dewan dari Kabupaten SBB,25 anggota dewan dari kabupaten Buru dan 20 anggota dewan dari kabupaten Buru Selatan (Bursel).

“Penyelenggaraan orientasi bagi anggota DPRD ini,merupakan proses penyegaran dan shering demi sinergitas kemitraan pemerintah dengan DPRD,”ungkap Hendry Far-Far Plt Asisten I Setda Maluku Bidang Tata Pemerintahan,saat membacakan sambutan gubernur Maluku,Drs.Murad Ismail,pada acara Orientasi Anggota DPRD Kabupaten SBB,Buru dan Bursel yang berlangsung di The Natsepa Hotel,Suli Kabupaten Malteng,rabu (20/11/2019).

Menurut Gubernur,ke 75 anggota dewan ini,terdiri dari wajah lama dan juga wajah baru yang tentu sudah memiliki kompetensi sebagai anggota DPRD denga tiga fungsinya yakni legislatif,anggran dan pengawasan,sehingga mampu menyampaikan aspirasi masyarakat untuk kesejahtraan rakyat.

Selain itu,dalam rangka mensejahterakan masyarakat,maka DPRD senagtiasa melaksanakannya dalam kerangka Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rancangan Pembngunan Jangka Menengah Derah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RPKD),oleh karena itu DPRD berugas mengawal pelaksanaannya.

Baca juga :   Hadiri Rapimwil Ke-1 PPP, Wagub Maluku : PPP Adalah Partai Agama Tetapi Berjiwa Nasionalis

“Saya yakin dalam pelaksanaannya tentu setiap penyelenggra diharapkan menguasai kerangka yang termaktub dalam rencana pembangunan baik nasional maupun daerah,”jelas mantan Dankor Brimob RI ini.

Adapu,kata gubernur ada beberapa hal yang ada pada RPJMN salah satunya mengenai kemiskinan,terkait denga hal tersebut pemerintah provinsi Maluku masih,dalam urutan angka yang cukup tinggi dengan presentase kemiskinan  ada pada angka 17,69 persen (data 2019),dalam RPJMD menargetkan turun menjadi 10 persen.

“Oleh karena itu,ini menjadi tugas semua pihak,maka sudah barang tentu anggota Dewan Perwakilan Rakyar Daerah harus memahami kemiskinan dari segala indikator,”jerlas mantan Kapolda Maluku ini.

Lebih lanjut gubernur menandaskan,realita dilapangan menunjukan masalah kemiskinan masih menjadi persoalan yang krusial dinegeri seribu pulau ini,oleh karenanya mesti ada strategi pementasan kemiskinan yang perlu dilakukan di Maluku.

“Untuk itu saya yakin,anggota DPRD kabupaten SBB,Buru dan Bursel periode 2019/2024 telah memahami persoalan yang teerjadi ditengah masyarakat masing-masing dan yang penting dalam hubungan pemerintah provinsi,kabupaten/kota,antar eksekutif,serta DPRD adalah adanya sinergitas mulai dari perencanaan sesuai mekanisme dari berbagai pihak terkait,”tandasnya.

Reporter     : Aris Wuarbanaran

Editor         : Redaksi

 

Check Also

Wagub Resmi Melantik Pengurus Badan Promosi Pariwisata Maluku

AMBON, N25NEWS.com-Pengurus Badan Promosi Pariwisata Maluku (Maluku Tourism Board), resmi dilantik oleh Wakil Gubernur (Wagub) …