Ada Kelompok KNPI Ilegal Di Maluku

AMBON,N25NEWS.com-Dinamika dalam sebuah organisasi merupakan hal yang lumrah.Terutama dalam organisasi kemasyarakatan pemuda.Hal ini pun yang kerap terjadi dalam tubuh wadah berhimpun Pemuda terbesar di Indonesia yakni KNPI.

Adapun,polemik dualisme belumlah berakhir.Baru- baru ini pihak-pihak yang berseteru sudah dipertemukan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly. Para pihak yang hadir bersepakat untuk melakukan Kongres Pemuda Bersama yang ke-XVI.

Namun belum sampai pada Kongres Bersama KNPI di Maluku kembali menuai polemik.Kali ini ada pihak yang mengatasnamakan karateker KNPI ingin menggelar Musda di Maluku.

Hal ini mendapat respon dari Pengurus DPD KNPI Maluku pimpinan Muhammad Faisal Saihitua.

“Ada pihak yang mengatasnamakan karateker KNPI yang akan menggelar Musda, padahal kita tau mereka ini ilegal, mereka tidak kantongi SK Kumham.Bagaimana bisa sebuah organisasi berjalan tanpa dasar hukum yang jelas apalagi organisasi sebesar KNPI,”ungkap Wakil Ketua DPD KNPI Maluku Antoni Hendrik,kepada N25NEWS.com,di Ambon,belum lama ini.

Oleh karena itu,kata Hendrik jangan lagi menggiring opini seakan-akan ada KNPI yang sah secara hukum.Namun semua elemen perikanlah wajib memberikan edukasi yang baik bagi pemuda Maluku.

Lebih lanjut,Hendriks menambahkan bahwa KNPI Pimpinan Muhammad Faisal Saihitua masih berjalan dan aktif sesuai SK DPP KNPI yang dikeluarkan oleh Muhammad Rifai Darus yang saat ini sudah diganti sesuai hasil Kongres XV oleh Noer Fajriensyah.

Baca juga :   Terkait Pencatutan, Max Pentury Menyebut Organisasi Gereja Jangan Diseret Dalam Dinamika Internal Partai Demokrat

“Bung Faisal masih menjabat sebagai Ketua KNPI Maluku dan kami akan melaksanakan Musda stelah akhir periodesasi.Lagi pula dalam waktu dekat akan ada Kongres Bersama dan ini sudah disepakati oleh para pihak yang mengantongi SK Kumham,”jelas Hendrik.

“Untuk itu, kami menghimbau kepada Pemerintah Provinsi untuk tidak mengindahakan kelompok ini,sebab bagaimana bisa pemerintah harus memberikan ruang kepada organisasi yang tidak memiliki dasar hukum yang jelas,”tegas Hendrik.

Selain itu,Hendrik juga ingin sampaikan kepada para pemuda untuk tidak digiring opini oleh kelompok ini.Bagi semua pemuda yang memiliki kapasitas dan kompetensi untuk memimpin wadah berhimpun ini untuk mengambil bagian setelah ada informasi resmi Musda dari pihaknya.

“Olehnya saya berharap kita sebagai pemuda harus rasional dan jangan terpengaruh oleh sesuatu yang tidak jelas dasarnya,”tandas Hendrik.

Untuk diketahui,sebelumnya telah diadakan pertemuan antara Noer Fajriensyah, Abdul Azis dan Mustahudin selaku Pimpinan KNPI untuk membicarakan dan menyepakati agenda Kongres Bersama. Kongres bersama ini akan digelar pada akhir tahun 2021 ini.

Sumber  : Antoni Hendrik

Editor    : Aris Wuarbanaran

Check Also

Kuatkan Struktur Partai,NasDem Maluku Gelar Rapat Koordinasi Wilayah

AMBON,N25NEWS.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW)Partai Nasdem Provinsi Maluku menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang …