Aliansi Mahasiswa SERRAM,Tolak Penghargaan Gubernur,Namun Dukung Walikota Ambon Terapkan PPKM

AMBON,N25NEWS.com-Aliansi Mahasiswa Selebrasi Rakyat Maluku (SERRAM) mengkritisi dan menolak penghargaan yang diberikan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo kepada Gubernur Maluku Murad Ismail yang dinilai “berprestasi ” terbaik dalam penerapan PPKM di wilayah.

“Kami menolak penghargaan kepada Gubernur Maluku,sebab yang sangat serius dan konsen menerapkan PPKM mikro itu di Kota Ambon dan Kepulauan Aru,bukan provinsi.Gubernur sama sekali tidak ada peran dan indikatornya apa,”ujar Korlap I,Usman Rahayaan,dalam orasinya didepan kantor Gubernur Maluku,Senin (19/7/2021).

Lebih lanjut Menurut Rahayaan dan teman-temannya PPKM mikro diperketat belum selesai dan pelaksanaannya lebih utama di Kota Ambon dan Kepulauan Aru.Apalagi,Walikota Ambon yang selalu di demo dan di hujat karena menjalankan kebijakan PPKM.

“Seharusnya tunggu PPKM mikro selesai dulu baru dievaluasi dan diberi apresiasi.Bukan masih jalan tapi sudah ada yang dapat award.Salah alamat lagi.Harusnya yang dapat award itu Walikota Ambon,”tegasnya.

Selain itu,Aliansi mahasiswa SERRAM juga meminta tindakan kartu vaksin dalam pelayanan publik,evaluasi kinerja rumah sakit se-Maluku terhadap korban Covid-19,pengadaan Bansos kepada masyarakat ekonomi lemah yang terdampak PPKM,gratisan tes Rapid antigen.

Baca juga :   Garda Maritim Lima Kembali Beroperasi Usai Naik Dok

Sementara itu,disaat gelombang demo mahasiswa ada yang menolak atau dicabut PPKM mikro diperketat akhir pekan lalu, namun disisi lain aksi mahasiswa mendukung kebijakan Walikota Ambon Richard Louhenapessy terkait PPKM mikro juga terjadi hari ini,Senin (19/7).

Pantauan media ini di lapangan, dukungan untuk Walikota datang dari aliansi mahasiswa Selebrasi SERRAM tersebut yang jumlah pendemo tak lebih dari 30 orang dan tetap taati protokol kesehatan (Prokes) dalam aksi demo.

Menurut mereka, kebijakan PPKM mikro diperketat sangat baik dan penting dalam menekan mobilitas masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Meskipun ada yang menolak, tapi kami mendukung Walikota Ambon dalam penerapan PPKM mikro diperketat. Sebab itu penting untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tandas Usman Rahayaan, Korlap I aksi didepan Balaikota Ambon.

Reporter : Aris Wuarbanaran

Editor     : Redaksi

tags

Check Also

HUT Ke-48 Harus Jadi Momen Untuk KNPI Bersatu

AMBON,N25NEWS.com-Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Maluku,Sandy A. Wattimena.ST.MT,mengatakan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) …