Meykal Pontoh. | KABAR TIMUR

AMBON Akan Melaksanakan PSBB Ini Penjelasan Kadis Kesehatan Provinsi Maluku 

AMBON,N25NEWS.com-Melihat kondisi dan situasi pandemi Coronavirus Disease 19 atau Covid-19 di kota Ambon saat ini memang sangat mengkhawatirkan,pasalnya jumlah kasus terkonfirmasi posetif Covid-19 di provinsi Maluku terus bertambah dengan total sebanyak 520 kasus.

Sebab itu,pemerintah provinsi Maluku menilai perlu diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang rencananya akan berlaku khusus untuk kota Ambon.

Kepala Dinas Kesehatan provinsi Maluku,Meykal Pontoh mengatakan,sejauh ini pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku telah menerima dan mencermati hasil kajian ilmiah PSBB untuk kota Ambon.

“Untuk PSBB lebih ditekankan pada kedisiplinan warga kota Ambon.Olehnya,pada area yang harus menggunakan masker,maka wajib warga gunakan masker,namun jika ada yang melanggarnya akan di sangsi,tapi bukan masuk penjara,mungkin berupa teguran,”kata Pontoh kepada awak media di kantor DPRD provinsi Maluku,kamis (18/6).

Lebih lanjut Pontoh menjelaskan,terkait larangan untuk tidak berdagang di masa PSBB,maka sebenarnya tidak ada larangan,namun dilakukan peringatan pertama sampai ketiga,jika tak dihiraukan lagi,Pemkot akan lakukan sosialisasi dan selanjutnya harus ada teguran.

“Kita telah berkoordinasi dengan pemerinta kota (Pemkot) Ambon dan Pemkot akan menindaklanjutinya dengan melakukan penguatan di tingkat RT/RW,”tandas Pontoh.

Reporter     : M Nurlette

Editor        : Redaksi

Check Also

Danrem 151/Binaiya,Kasus Covid-19 Di Maluku Terjadi Penurunan

AMBON,N25NEWS.com-Dandrem 151/Bianaiya Brigadir Jenderal Aristoteles Paplapna Ritiauw yang adalah Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi …