Antusias Siswa Ikut Program Presisi Di SMK Negeri 7 Ambon Cukup Baik

AMBON,N25NEWS.com-Program presisi dengan pendekatan siswa serta kondisi disekitarnya,dimana siswa tertantang untuk mencari sendiri sumber,lewat ide dan karya siswa sendiri serta dapat mempresentasikan terhadap hasil karya mereka.

Hal ini dikatakan Maritje  Takarbessy, S.Pd salah satu guru pendamping program Presisi SMK Negeri 7 Ambon,kepada N25NEWS.com,disela-sela kegitan presisi yang berlangsung di SMK N 7 Ambon,Rabu (15/9/2021).

Menurutnya pembelajaran lintas pembelajaran tersebut dimana guru mengajak dan mendampingi siswa untuk menganalisis kondisi alam.Dimana,hal ini melatih kepekaan siswa terhadap permasalahan-permasalahan di sekitar tempat tinggal tinggal mereka.Presisi tidak hanya fokus pada hasil pembelajaran tetapi lebih pada prosesnya.

“Selama kami melakukan pendampingan terhadap siswa,disitu siswa mulai memahami bahwa ternyata ada nilai yang mereka dapat dari kegiatan presisi tersebut,”kata Takarbessy.

Selain itu,selaku guru yang mendampingi siswa,tentu selaku guru selalu mengarahkan siswa untuk mendapatkan solusi.Guru juga memantik siswa dengan pertanyaan sehingga siswa dapat menemukan solusinya.Sudah saatnya pembelajaran itu mendekatkan siswa dengan masalah sebenarnya

“Masih ada juga siswa merasa kesulitan tentang bagaimana harus buat ide dan karya.Dan kami selaku pendamping telah memberikan arahan terkait kesulitan-kesulitan yang dihadapi para siswa, “terangnya.

Pada kesempatan yang sama,Nicho Tulalessy selaku pendamping program presisi di SMK Negeri 7 Ambon,menilai perkembangan program presisi di SMK Negeri 7 Ambon cukup baik.Hal itu terlihat bagaimana siswa dapat melakukan survei atau observasi alam sekitar untuk mencari ide maupun karya.

“Ide dan karya tersebut siswa telah membuatnya selama dua minggu dalam bentuk video.Dan saat ini kita berkumpul guna siswa mempresentasikan apa yang sudah lebih lihat di lapangan,”ujar Nicho.

Lebih lanjut Founder AUKC ini mengatakan,hasil presentasi siswa pada umumnya berbeda-beda,hak tersebut tergantung dari karya siswa masing-masing,seperti ada siswa yang temanya tentang sampah tetapi pada ide siswa itu bukan soal daur ulang,tetapi dia fokus pada penulisan lagu guna mengempanyekan lingkungan.

Ada juga siswa memanfatkan teknologi digital seperti vlog tentang budaya Maluku.Dimana siswa menggarap materi juga lewat internet maupun dari tokoh-tokoh budaya di Maluku.Sehingga memperkaya karya siswa yang akan dipresentasikan siswa-siswa SMK Negeri 7 Ambon pada bulan November.

“Saya melihat program presisi pada siswa SMK Negeri 7 Ambon harus kita dukung dan tak lupa juga kita harus berikan apresiasi kepada Kepala Sekolah SMK N 7 yang mensuport anak-anak didiknya,”katanya.

Untuk diketahui,program presisi kali ini sudah masuk pada tahap kedua, nantinya pada minggu depan akan berlangsung pada tahap ketiga.

Sementara itu,Angel Lolopussa salah satu siswa SMK Negeri 7 Ambon yang mengikuti kegiatan presisi merasakan begitu besar manfaat program presisi,dimana ia mengakui pula bahwa kegiatan presisi ini telah menambah wawasannya dari dia paham akhinya jadi tahu.

“Sebelum mengikuti program presisi banyak hal yang belum saya tau, namun setelah saya mengikuti program ini pengetahuan saya bertambah,”ucapnya.

Dirinya mengakui sejak pertama mengikuti program presisi ini ada perasaan gugup,namun baginya untuk menjadi pribadi yang baik butuh proses dan pembelajaran yang efektif.

“Untuk itu,saya berharap banyak siswa yang juga berminat dan bisa menjadi pembelajaran yang luar biasa bagi masa depan yang akan datang,”tandasnya.

Editor : Aris Wuarbanaran

Check Also

Bangun Sinergitas,Tim Program Prisisi  Silaturahmi Dengan  Dispen  Kota Ambon

AMBON,N25NEWS.com-Tim program penguatan karakter siswa mandiri melalui seni (Presisi) Kota Ambon berkunjung ke Dinas Pendidikan …