Bappeda Maluku Gandeng OPD Terkait,Tekan Angka Stunting 

AMBON,N25NEWS.com-Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Maluku turut melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam upaya percepatan penurunan angka stunting atau (anak tumbuh kerdil) dan penurunan angka kemiskinan di Maluku.

Berkaitan dengan itu,Bappeda menggelar Rapat Percepatan Penurunan Stunting dan Rencana Kunjungan Duta Parenting Provinsi Maluku Ke Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) bersama lintas OPD terkait,dipimpin langaung Plt Kepala Bappeda Provinsi Maluku,Djalaludin Salampessy.

“Dalam rapat tadi,kita mengajak OPD terkait melalui program kerja di tahun 2020 untuk bersama-sama perangi stunting,sekaligus penurunan angka kemiskinan di Maluku,”ungkap Salampessy usai pimpin rapat di ruang Bappeda Kantor Gubernur Maluku,senin (27/01).

Lebih lanjut ia mengatakan,pertemuan bersama OPD terkait itu dihadiri Dinas Kesehatan,Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman,Dinas PU,Dinas Dukcapil,Dinas Sosial,Dinas Kehutanan ,Dinas Koperasi,Dians Pertanian,Dinas Perikanan,Dinas Pariwisata dan Dinas Ketahanan Pangan.

Selain itu,rapat tersebut merupakan bagian dari dukungan untuk percepatan penurunan stunting dan kemiskinan.

“Ini juga sekaligus untuk mengidentifikasi program dan kegiatan yang ada di lintas OPD dalam rangka memaksimalkannya kerja-kerja kita di lapangan,terkait dengan kunjungan Duta Parenting dalam waktu dekat ke lokus stunting di Kabupaten SBT,”ujar Salampessy.

Baca juga :   Pengurus Mapida,Kwarda Dan LPK Gerakan Pramuka Maluku Resmi Dilantik

Adapun,aktivitas yang akan dilakukan Duta Parenting,diantaranya bidang kesehatan,perumahan,koperasi,ketahanan pangan,partanian,sosial,kehutanan,termasuk pariwisata dalam rangka mendukung percepatan penurunan stunting dan kemiskinan yang merupakan bagian dari upaya pencapaian visi-misi Pemda.

“Ini dilakukan pada lokus tertentu secara akumulatif,sehingga diharapkan akan memberikan efek pada ekonomi kawasan dan terget capaiannya lebih disasar pada intervensi kegiatan dari masing-masing OPD.Olehnya,ketika intervensi stunting oleh OPD berjalan,maka selaras juga dengan percepatan penurunan kemiskinan yang ditargetkan secara akumulatif sampai dengan 2024 terjadi penurunan sampai 13,4 persen,”jelas Salampessy.

Dirinya berharap,dengan memaksimalkan sinergitas program dan kegiatan lintas OPD di lapangan,maka secara perlahan terjadi pergerakan perubahan dari dinamika kawasan yang masuk dalam katagori tertinggal,dapat dientaskan di Kabupaten SBT.

“Jadi ketika intervensi stunting itu dia jalan oleh OPD,akan selaras dengan percepatan penurunan kemiskinan,”tandas Salampessy.

Sumber          : Humas Pemprov Maluku

Editor            : Aris Wuarbanaran

 

Check Also

Sehari Sebelum Dilantik,Widya Buka Pembekalan Pengurus Kwarda Maluku

AMBON,N25NEWS.com-Jelang sehari dilantik oleh Ketua Kwarnas Pramuka, Budi Waseso, Pengurus Majelis Pembimbing Daerah (Mabida), Kwartir …