Berkomitmen Meningkatan Akses dan Kualitas Program,BKKBN Maluku Gelar Rakerda Banggakencana 2020 

AMBON,N25NEWS.com – Rapat kerja Daerah (Rakerda) progam pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berancana (Bangga Kencana) tahun 2020, bentuk komitmen bersama pemerintah provinsi, kabupaten/kota, maupun seluruh mitra kerja dalam rangka peningkatan askes dan kualitas program Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, guna mewujudkan keluarga berkualitas dan pertumbuhan penduduk yang seimbang demi tercapainya Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.

Rakerda yang berlangsung selama dua hari di lantai V Hotel Santika Premiere, Kamis(5/3) mengusung tema”Bangga Kencana di Era Milenial Untuk Maluku Menuju Indonesia Maju Sejahtera dan Berkualitas” diawali dengan penandatangani Mmemorandum of Understanding (MoU) antara Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku bersama Universitas Pattimura (Unpatti), Kanwil Kementrian Agama (Kemenag) Maluku dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbur) Maluku dan penandatanganan perjanjian kontrak kerja serta pembacaan pernyataan komitmen penerapan program pengendalian gratifikasi.

Tema tersebut sejalan dengan tujuan menyegarkan komitmen dan peran serta, Pemerintah Pusat (Pempus), Pemerintah Daerah (Pemda), maupun seluruh mitra kerja BKKBN, dalam meningkatan akses dan kualitas program Bangga Kencana bagi seluruh masyarakat Indonesia, terlebih khusus di Maluku.

Kepala Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Dra. Renta Rego dalam arahannya mengatakan, Rakerda merupakan salah satu wujud keseriusan BKKBN mendukung visi, misi dan janji Presiden RI, selaras dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Maluku Tahun 2019-2024, tentang mewujudkan sumber daya manusia yang professional, kreatif, mandiri dan berprestasi (Misi no.6) terutama tugas dan fungsi BKKBN,“Mewujudkan Keluarga Berkualitas dan Pertumbuhan Penduduk yang Seimbang guna mendukung tercapainya Indonesia Maju Yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong-Royong.

Dikatakan, ditahun 2020 BKKBN Maluku diberikan kepercayaan oleh BKKBN Pusat untuk melakukan pendataan keluarga yang mewakili Indonesia Timur. Untuk itu mohon kesediaan pemerintah daerah melalui Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur agar tetap mendukung BKKBN dalam Pelaksanaan kegiatan Pendataan Keluarga dimaksud, mengingat tahun ini juga adalah tahun pelaksanaan Sensus Penduduk oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Secara umum pencapaian program Bangga Kencana sampai dengan tahun 2019 di Provinsi Maluku masih belum memenuhi target, beberapa capaian yang belum maksimal berdasarkan hasil SKAP (survei Kinerja Akuntabilitas Program KKBPK) tahun 2019 diantaranya angka kelahiran total baru mencapai 3,10 dan belum mencapai target Nasional yang diharapkan 2,45. Begitu juga untuk target tingkat putus pakai kontrasepsi yang baru mencapai 28,5 persen dari target 25,6 persen.

Dimana persentase kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi hanya mencapai 17,2 persen dari target sebesar 16,30 persensertase yang indikator persentase pemakaian kontrasepsi modern contraceptive prevalence hanya mencapai 28,99 dari target 43,28. Sedangkan untuk target penggunaan MKJP dapat tercapai dengan baik sebesar 23,7 persen dari target 23,5.

“Kami sadari masih banyak yang harus segera ditindaklanjuti dengan berbagai percepatan program dan kegiatan prioritas, tidak hanya pada level pemerintah pusat saja, tetapi justru bagaimana implementasi di ujung tombak, di lini lapangan, yang secara langsung memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia,”ujarnya.

Disisi lain kata Renta, keberhasilan program BKKBN Provinsi Maluku pada November-Desember Tahun 2019 oleh BPKP telah dilakukan evaluasi kinerja atas kegiatan prioritas peningkatan pesehatan ibu, anak, keluarga berencana dan kesehatan reproduksi Tahun 2018 -2019 dengan predikat sangat berhasil

Sebagai langkah awal percepatan pembangunan nasional 2020-2024, BKKBN Maluku mencanakan lima program kerja utama atau Quick Wins tahun 2020 antara lain, Penguatan rantai pasok alat dan obat kontrasepsi, Penguatan sistem pelaporan pencatatan data, Restrukturisasi kelembagaan dan poenyederhanaan jabatan struktural sampai level dua Membangun zona integritas dan Re-branding program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga.

Rentra berharap Rakerda BKKBN tahun 2020, agar program Bangga Kencana mampu dijalankan dengan baik diseluruh tungkatan wilayah, sehingga keluarga berkualitas dan pertumbuhan penduduk yang seimbang dapat diraih bersama guna mendukung tercapainya Visi Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku untuk Memberantas kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Maluku.

“Kami yakin dan percaya dengan dukungan yang kuat dari Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur serta seluruh Stakeholder Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dapat berjalan dengan baik dan sukses. Tentu kami sangat membutuhkan support dan komitmen dari seluruh para peserta Rakerda,”yakinnya.

Harapan yang sama juga disampaikan Deputi, pelatihan, penelitian dan pengembangan BKKBN Pusat Prof.drh.Muhammad Risal Martua Damanik, bahwa yang telah disampaikan Kepala BKKBN Maluku merupakan komitmen yang
pernyataannya merupakan salah satu yang harus dilaksanakan oleh semua pimpinan perwakilan BKKBN di setiap provinsi disetiap rakerda.

Rakerda juga diharapkan koordinasi dan sinkronisasi program dan kegiatan program Bangga Kencana sehinga dapat terwujudnya tujuan pembangunan nasional tercapai terutama yang terkait dengan tugas dan fungsi melalui hasil fisiknya yakni, mewujudkan keluarga berkualitas dan pertumbuhan penduduk yang di baik guna mendukung artinya Indonesia maju yang berdaulat mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong-royong.

“Kami yakin dengan komitmen yang kuat dari semua pihak maka sasaran sasaran program pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana dapat dicapai sesuai dengan target yang telah ditetapkan,”yakinnya lagi.(**)

Check Also

Danrem 151/Binaiya,Kasus Covid-19 Di Maluku Terjadi Penurunan

AMBON,N25NEWS.com-Dandrem 151/Bianaiya Brigadir Jenderal Aristoteles Paplapna Ritiauw yang adalah Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi …