BNN Bursel Gelar Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba

AMBON,N25NEWS.com-Badan Anti Narkoba (BNN) Kabupaten Buru Selatan (Bursel) menggelar Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba.Kegiatan ini merupakan upaya BNN dalam pelaksanaan kegiatan pencegahan penyalagunaan narkoba.
Dalam upaya tersebut,diperlukan koordinasi dan keterpaduan dengan berbagai pihak termasuk instansi pemerintah maupun swasta serta kerjasama dengan masyarakat yang melibatkan berbagi profesi dan disiplin ilmu.

“Penting untuk kita menyadari bahwa penyalagunaan dan penggelapan narkotika yang tengah merambat di diprovinsi Maluku saat ini,khususnya Kabupaten Bursel masih terus berkembang,”kata Bupati Bursel,Tagop Soulisa yang diwakili Asisten Bagian Admintrasi Umun Rony Lesnussa,dalam sambutannya yang dibacakan Kepala BNN Kabupaten Bursel, Yane Sahetapy di Balai Desa Labuang,jumat (13/3/2020).

Menurut Tagop,penyalagunaan dan peredaran narkoba merupakan kejahatan yang luar biasa yang mengancam bangsa dan bisa digunakan sebagai senjata untuk melumpuhkan kekuatan bangsa.Selain itu,kejahatan ini tidak dilakukan perorangan melainkan melibatkan banyak orang yang secara bersama-sama dengan jaringan yang tersebar secara lokal,nasional dan internasional.

Ditambahkan Tagop,kejahatan ini harus ditangani secara intensif dan konperhensif dengan melibatkan seluruh elemen bangsa,baik instansi pemerintah,swasta maupun komponen masyarakat.Upaya peran seluruh pihak harus terus digerakan dan memberikan ruang untuk menciptakan lingkungan yang bebas dan dari ancaman bahaya penyalagunaan narkoba melalui pembangunan berwawasan anti narkoba.

Sebagaimana diamantkan dalam Undang-Undang narkotika no 35 tahun 2009 pasal 104-108.Dimana masyarakat mempunyai kesempatan yang seluas-luasnya membantu dalam pemberantasan penyalagunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Hasil survei nasional tahun 2017 penyalagunaan narkoba di 34 provinsi yang dilaksanakan dengan puslikas UI menunjukan angka perfalensi penyalagunaan narkoba sebesar 1,77 persen dari total penduduk Indonesia yaitu sebesar 3.376.115 pada usia produktif.Sedangkan Maluku prefelensinya sebesar 1,59 persen atau sebanyak 19,574 penyalaguna usia 10-59 tahun,”jelasnya.

Adapun,fakta korban kejahatan narkoba semakin meluas dan menyasar semua kalangan.Maka hal ini perlu mendapat perhatian khusus.Perang terhadap barang haram ini,harus dilakukan secara konperhensif dengan melibatkan seluruh elemen bangsa,baik instansi pemerintah maupun komponen masyarakat.

Sementara itu,kondisi tersebut saat ini desa juga bisa menjadi wilayah strategis untuk jalur masuk barang terlarang terutama desa-desa yang berada di daerah yang menjadi sasaran yang paling aman bagi bandar narkoba untuk mengedarkannya.

“Sekali lagi penyalagunaan narkoba adalah permasalahan kita semua,marilah kita cegah dan memberantas penyalagunaan narkoba mulai dari lingkungan terdekat dengan kita.Saya menghimbau kepada seluruh peserta yang hadir untuk senang tiasa mendukung dan sukseskan pembangunan berwawasan anti narkoba di Kabupaten Bursel,”tandasnya.

Editor : Aris Wuarbanaran

Check Also

BNNK Bursel Ajak Masyarakat Cegah Covid-19 Dan Hindari Narkoba

NAMROLE,N25NEWS.com- Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota (BNNK) Kabupaten Buru Selatan (Bursel) mengajak masyarakat untuk bersama melawan …