Bpom Dan Disperindag Berpartisipasi Dalam Festival Kuliner Lokal Maluku Pada THE 3RD EDUCATIONAL EXPO UNPATTI 2019

AMBON,N25NEWS.com- Universitas Pattimura melalui Pusat Studi Bahasa Unpatti Ambon menyelenggarakan kegiatan Festival Kuliner Pangan Lokal Maluku yang dirangkai dengan kegiatan The 3rd Educational Expo Unpatti 2019. Kegiatan festival kuliner ini merupakan kegiatan yang baru pertama kali digelar dengan kegiatan Educational Expo yang dilaksanakan di depan Auditrium Unpatti Ambon, 22-23 Agustus 2019.

Kegiatan festival kuliner pangan lokal Maluku ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai makanan lokal Maluku, seperti papeda, sagu olahan siap saji dan berbagai oleh-oleh cemilan khas Maluku seperti olahan ikan dan sagu. Festival kuliner ini dibagi dalam 4 kategori makanan yaitu: makan pagi, makan siang, makan sore dan makan malam. Sebanyak 20 tenda telah disipakan untuk para peserta dalam memamerkan dan menyajikan berbagai pangan khas Maluku hasil olahan sagu dan inovasinya.

Kegiatan festival kuliner ini juga dirangkai dengan kegiatan Educational Expo yang dihadiri oleh para Embassy negara sahabat (Delegasi Uni Eropa, Italia, Irlandia, Swedia dan Kolumbia), Perwakilan Universitas Luar Negeri (Leiden University, Twente University, Charles Darwin University, Campus France), Lembaga Pemberi Beasiswa (LPDP, DAAD, Nuffic Neso, Australia Awards) dan Penyelenggara Bahasa (ITS, IALF). Para delegasi berkesempatan memberikan sosialisasi kepada para peserta yang hadir di sesi presentasi dan sesi diskusi di masing-masing booth peserta expo.

Para peserta kegiatan educational expo akan mendapatkan voucher makan siang dari panitia dan dapat ditukarkan dengan berbagai kuliner yang dijajakan di berbagai tenda peserta festival kuliner. Para peserta khususnya tamu mancanegara dan tamu nasional sangat antusias menyantap makanan lokal Maluku sambil menikmati alunan musik dari kelompok musik anak-anak SD Kota Ambon. Tidak salah kalau Ambon tidak hanya dikenal dengan wisata dan kulinernya yang enak, akan tetapi juga dikenal sebagai city of music.

Sebagai juri dalam perlombaan festival kuliner ini adalah: Ir. Samylina P Soselisa (Diperindag Provinsi Maluku); Dr. Ir. Venda Jolanda Pical, MSi (Fakultas Perikanan Unpatti) dan Imam Taufik, S.Farm, Apt, M.Farm (BPOM Ambon). Kriteria penilaian pada festival ini adalah: inovasi, bahan baku lokal Maluku, hygiene sanitasi, cita rasa dan penyajian.

Sebagai juara pada festival kuliner ini adalah: Tenda 3 (Tahusakamal) sebagai Juara 1, Tenda 10 (Blessing) sebagai Juara 2 dan Tenda 6 (Eirene) sebagai Juara 3, berhak mendapatkan piala, sertifikat dan uang tunai. Piala bergilir juga diberikan kepada Juara 1 untuk kembali berkompetisi dan mempertahankan pialanya pada event yang sama tahun mendatang. Kelebihan Juara 1 kali ini adalah: inovasi berbagai pangan olahan sagu, cita rasa, tema yang ditampilkan dan hygiene sanitasi dalam penyiapan dan penyajian makanan.

Diharapkan dengan diadakannya Festival Kuliner Pangan Lokal Maluku yang dirangkai dengan kegiatan Educational Expo 2019, dapat mengenalkan berbagai kuliner lokal Maluku kepada para tamu mancanegara dan menumbuhkan rasa cinta kepada para generasi milenial Maluku terhadap pangan lokal Maluku.

Editor : Rrdaksi

Sumber: Kontributor Imam Taufik, BPOM Ambon)

Check Also

BPOM Ambon Didampingi BPKP Lakukan Penilaian Resiko Kecurangan Secara Mandiri  

AMBON,N25NEWS.com-Dalam penerapan PP 60 tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Internal Pemerintah,Balai POM di Ambon dengan …