Frona Koedoeboen saat membacakan sambutan Gubernur Maluku Murad Ismail pada acara pembukaan Rapat Koordinasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Provinsi Maluku

DD Sejak Digulirkan Pada 2015 Terus Mengalami Kenaikan Signifikan

AMBON,N25NEWS.com-Pada tahun 2019 ini untuk  dana desa (DD) di 1198 desa di Provinsi Maluku mendapat anggaran Rp1,2 triliun.

Hal ini disampaikan Asisten II Bidang Kesejahteraan Sosial Setda Maluku Frona Koedoeboen saat membacakan sambutan Gubernur Maluku Murad Ismail pada acara pembukaan Rapat Koordinasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Provinsi Maluku yang berlangsung di Hotel Amans,selasa (4/9/2019).

Meneurut Gubernur tentunya hal ini telah memberikan dampak positif,sekaligus menjadi tantangan dan peluang guna terus memperbaiki dan meningkatkan taraf hidup serta kesejahteraan masyarakat desa.

“Pengawasan segenap pihak tidak saja merupakan bentuk kepedulian kita kepada dampak pengelolaan dana desa ,tetapi sekaligus merupakan usaha kita secara terus menerus guna meningkatkan kinerja pendamping desa di lapangan dalam mendampingi, ” ungkap gubernur Maluku Murad Ismail

Adapun Gubernur menandaskan dengan banyaknya kasus  penyalahgunaan dan pengelolaan dana desa,jangan sampai mengendurkan semangat dari aparatur pemerintahan desa dalam melaksanakan pembangunan dan pemberdayaan di desanya.

Selain itu,menurut gubernur,semangat ini harus didasari dengan selalu berupaya memastikan kapasitas sumberdaya aparatur pemerintahan desa untuk terus ditingkatkan dengan selalu terupdate akan kebijakan terkait Undang- undang desa.

” Musyawarah desa merupakan dasar pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan ,jangan hanya menjadi tahapan formal belaka ,namun harus benar benar mnjadi tempat yang menampung aspirasi masyarakat dalam rangka mewujudkan pembangunan desa yang sesuai kebutuhan masyarakat,” kata mantan Kapolda Maluku ini.

Presiden Jokowi dalam arahannya juga menyampikan tentang pengelolaan dana desa pada tahun – tahun berikutnya diarahkan kepada pembangunan sumberdaya manusia.

Baca juga :   Wagub Resmi Melantik Pengurus Badan Promosi Pariwisata Maluku

Untuk itu,program pemberdayaan masyarakat desa harus lebih ditingkatkan dengan menggali dan mengembangkan potensi – potensi yang ada guna peningkatan ekonomi masyrakat desa.

Pada tahun 2020 pagu anggaran dana desa akan naik menjadi 72 triliun dari 70 triliun seperti yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Fokus penggunaan formula dan afirmasi nya untuk percepatan pengentasan kemiskinan dengan tetap melakukan skema padat karya ( cash for work) meningkatkan porsi pemberdayaan masyarakat desa serta pengairan kapasitas SDM di desa.

” Dengan fokus pemanfaatan dana desa tersebut,target memajukan desa menjadi desa maju dan mandiri akan terus bertambah di tahun – tahun mendatang dan langkah awal untuk mencapai itu,semua harus dimulai degan perencanaan desa yang berkualitas dan tepat waktu” tandas Gubernur

Selain itu para camat dan tenaga pendamping profesional diminta untuk tetap mengawal siklus desa dan memastikan kualitas proses serta hasil dari kegiatan pendampingan ini,sehingga sudah tepat kegiatan ini diselenggarakan.

Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 2- 5 Septmber 2019 bertempat Amans hotel. Dengan jumlah peserta 214 orang dari kabupaten / kota .  Ada pun Narasumber kegiatan ini dari Ditjen PPMD kementerian desa dan daerah tertinggal dan transmigrasi,kepala dinas PMD provnsi Maluku,kepala dinas PMD kabupaten Maluku Tenggara,PPK satker P3 MD provnsi Maluku.

Reporter   : Aris Wuarbanaran

Editor       : Redaksi

Check Also

KOMINDA Gelar Vaksin,Wakil Gubernur Maluku Beri Apresiasi

AMBON, N25NEWS.com-Komite Intelijen Daerah (KOMINDA) Provinsi Maluku, menggelar vaksinasi massal untuk para pelajar di halaman …