Deklarasi Ikatan Masyarakat Duan Lolat,Luturmas : SDM Tanimbar Disiapkan Agar Tidak Jadi Penonton Di Negeri Sendiri

AMBON,N25NEWS.com-Ketua Ikatan Masyarakat Duan Lolat Maluku ,Drs Eduard Luturmas,MSi mengatakan deklarasi tersebut,adalah panggilan sosial kultural sekaligus panggilan iman selaku warga bangsa,warga masyarakat Maluku dan komunitas masyarakat Tanimbar.

“Harapan bersama ini sudah sejak lama di gagas oleh sejumlah komponen masyarakat Tanimbar termasuk,termasuk paguyuban,wadah organisasi kampung yang ada di Ambon,”ungkap Luturmas kepada awak media usai Deklarasi Ikatan Masyarakat Duan Lolat di Ambon,sabtu (12/3/2021).

Lebih lanjut dikatakannya,untuk bisa mewujudkan suatu wadah berhimpun,pernah digagas dan berwujud pada sebuah organisasi beberapa tahun lalu,tetapi tidak sempat mendeklarasikan berdirinya sampai kepada pelantikan,karena satu dan lain hal.

“Nah pada kesempatan ini kami mengajak semua komponen masyarakat Tanimbar untuk bersyukur bahwa lewat perjuangan bersama gagasan ide,dan saran pendapat,dari tokoh-tokoh,baik itu sesepuh,masyarakat Tanimbar,tokoh muda,mahasiswa dan komponen lain,bahkan Pemda KKT dan sejumlah elemen lain yang bisa mendorong terwujudnya wadah ini,”kata Luturmas.

“Sehingga pada hari ini Sabtu  (12/3) kami bersyukur dan berterima kasih bahwa proses deklarasi Ikatan Masyarakat Duan Lolat Maluku boleh dilaksanakan dan dalam waktu dekat setelah perayaan Paskah akan dilakukan pelantikan,”ujarnya.

Adapun,pihaknya akan melakukan konsolidasi dengan sejumlah elemen masyarakat Tanimbar yang ada di Ambon dan sekitarnya.Untuk pada waktunya hadir dalam pertemuan-pertemuan bersama dan persiapan untuk pelantikan dan setelah itu akan pihaknya akan mengakomodir sejumlah potensi untuk menyusun program-program kedepan.

“Olehnya konsolidasi itu kita juga dengan kabupaten/kota bahkan di luar Maluku.Kita juga akan menyatukan presepsi dan cara pandang kita untuk melakukan aksi bersama untuk percepatan pembangunan yang ada di Maluku dan terkhusus di KKT yang dalam presfektif tertentu masih tertinggal jauh dari daerah lain.Karena itu kami mohon topangan bersama,”ajak Luturmas.

Sdangkan ditempat yang sama salah satu tokoh Tanimbar,Drs Jafeth Watratan menambahkan bahwa tujuan utama didirikan Ikatan Masyarakat Duan Lolat Maluku  adalah untuk menjadikan wadah untuk berhimpun dan berjumpa bersama sejumlah elemen karena selama ini belum ada wadah yang mengakomodir dan dapat merampung,menghimpun semua sumber daya manusia (SDM) Tanimbar yang ada di Kota Ambon.

“Karena itu dengan wadah ini nantinya kita bisa merangkul sejumlah potensi masyarakat Tanimbar di Ambon dan sekitarnya yang belum terakomodir dengan baik,”ucap Watratan.

Adapun,ketika disinggung mengenai polimik tarik menarik PI 10 persen,Watratan jelaskan,wadah ini sudah terbentuk akhir tahun lalu dan bersamaan dengan itu,belakangan ini sedang terjadi apa namanya wacana,bahkan polimik dan perjuangan bersama untuk PI 10 persen oleh pemada Maluku dan KKT.

“Kami berharap supaya proses ini bisa diselesaikan dengan baik,duduk satu meja dalam diharapkan untuk bisa menghasilkan solusi alternatif bagi kemasyahalantan Maluku termasuk KKT,”jelasnya.

Memang ada miss presepsi dari sejumlah kalangan termasuk PI 10 persen itu juga perlu di dudukan bersama sehingga tidak menimbulkan ada yang korban dalam sebuah keputusan,”Karena itu,kita juga akan bisa memfasilitasi dan menyampaikan aspirasi bahkan menjembatani kesenjangan yang terjadi antara masyarakat KKT bahkan Pemda KKT dan Pemda Maluku serta di tingkat  nasional,”ujarnya.

Baca juga :   Kepala Puskesmas Gandasuli Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Dan Peningkatan Status Perkara PAD PUPR

“Karena memang potensi ini kalau tidak di kelola secara baik kita masyarakat Maluku terutama di KKT akan menjadi penonton dan ini sangat tidak menguntungkan kita,”tambahnya.

Sebagai tokoh masyarakat Tanimbar di Ambon dirinya menyambut deklarasi Ikatan Masyarakat Duan Lolat Maluku,sebab dengan terbentuknya oraganisasi ini bisa mempersatukan semua masyarakat Tanimbar yang ada di kota Ambon dan sekitarnya.Karena memang selama ini yang ada oraanisasi pada tiap-tiap desa,belum ada satu wadah yang dia bisa menghimpun semua organisasi lokal Tanimbar yang ada di kota Ambon.

“Jadi kami harapkan setelah deklarasi saat ini beberapa waktu kedepan sudah musti cepat dibentuk pengurus lengkap melibatkan berbagai pengurus organisasi lokal Tanimbar yang ada di kota Ambon,kami harapkan sekaligus setelah dibentuk dilantik bisa mulai menyusun berbagai program kerja dalam rangka ikut membantu pembangunan di KKT khususnya dan Maluku pada umumnya,”tandasnya.

Sementara itu,Pendeta Johanes Lerebulan yang juga adalah tokoh asal Tanimbar menandaskan,kerinduan untuk membentuk ikatan masyarakat Tanimbar di kota Ambon ini sudah menjadi kerinduan orang Tanimbar sejak dulu.

“Kami sudah berupaya dari dulu tapi kemudian mandek dan kemarin mulai berpikir untuk menghadirkan sebuah forum dalam rangka mengkomunikasikan seluruh kepentingan masyarakat Tanimbar yang ada di kota Ambon baik dengan pemda KKT dan Pemkot Ambon,”papar Pendeta asal desa Adaut ini.

Selain itu.kata Lerebulan,disadari betul bahwa memang masyarakat Tanimbar yang ada di kota Ambon dan sekitarnya cukup banyak dan karena itu.Karena itu,potensi-potensi masyarakat Tanimbar di Ambon ini yang diharapkan memberikan potensi signifikan bagi pembangunan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.Oleh karena itu,kehadiran lembaga ini nanti itu dia bisa mendapat perhatian.

“Sumber daya manusia asal KKT ini tidak dianggap sepele tapi juga bisa masuk nominasi perhatian dari pemerintah untuk membangun kota Ambon keedepan,tukasnya.

“Lebih dari pada itu kami bermaksud untuk menghadirkan bagaimana upaya kami membangun KKT yang selama ini terisolasi apalagi dengan kehadiran blok masela itu pikiran kami bagaimana SDM yang sudah diambil kebijakan pemda KKT yang mengirim setiap tahun bagi mahasiswa asal KKT untuk mengikuti pendidikan di luar dalam rangka mempersiapkan tenaga-tenaga potensial bagi KKT,”ujarnya.

“Untuk itu kami berharap masyarakat Tanimbar yang ada di kota Ambon dan sekitarnya akan bisa turut berpartisipasi dalam rangka mempersiapkan SDM dan berbagai hal yang ada kaitannya dengan pembangunan baik untuk kota Ambon maupun KKT,”pungkas Lerebulan.

Editor : Aris Wuarbanaran

Check Also

Komunitas Cinta Laut (ACL),Nusaniwe Divers COMMUNITY (NDC),LEBEBAE  dan TNI/Polri Lakukan Aksi Tanam Terumbu Karang Di Perairan Pantai Mataru Amahusu

AMBON,N25NEWS.com-Komunitas Cinta Laut,bersama Lebebae Community dan masyarakat Amahusu melaksanakan kegiatan cinta alam bahari dengan menanam …