Donasikan Ukulele,Dokter Genti Kembali Tunjukan Kepedulian Terhadap Anak-Anak Maluku

AMBON,N25NEWS.com-Dokter Genti kembali mendonasikan alat musik tradisional Ukulele kepada anak-anak pada Jemaat GPM Waringin Pintu Desa Halong Kecamatan Baguala Kota Ambon.

Adapun,bantuan alat musik tradisional Ukulele tersebut sebanyak 10 buah yang di berikan melalui Amboina Ukulele Kids Community atau AUKC.Selain itu,dr Genti sebelumnya juga telah mendonasikan alat musik yang sama ke komunitas anak di Ambon.

“Bantuan alat musik ini sudah saya salurkan untuk anak-anak jemaat GPM Waringin Pintu Desa Halong, dengan harapan kesenian tradisional Ukulele Ambon dan Maluku secara umum bisa terus dilestarikan oleh generasi muda kita,”dr Genti kepada N25NEWS.com,belum lama ini.

Diketahui dr Genti Nanere adalah putri asal Maluku yang sekarang berkediaman di Jakarta menyerahkan  alat musik tradisional itu, agar bisa mempergunakannya untuk melatih potensi mereka untuk bisa di kembangkan.

“Saya berharap bantuan alat musik tradisional yang diserahkan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan bisa menjadi pemicu untuk terus mengembangkan kebudayaan di Kabupaten Landak,” tuturnya.

Dia menjelaskan program bantuan itu bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Landak untuk terus membangun masyarakat adat di daerah setempat dan memberi semangat kepada generasi muda untuk terus berkarya.

“Kami memiliki komitmen terhadap pembangunan masyarakat adat di Kabupaten Landak ini. Mudah-mudahan dengan adanya perhatian dari kami ini bisa memberikan semangat agar tetap terus berkarya dan mengembangkan hal-hal positif bagi generasi penerus kita,” katanya.

Dia berharap  semoga terbentuk lagi komunitas Ukulele dalam jemaat GPM Waringin Pintu Halong.

Ditempat yang sama Pengasuh anak jemaat GPM Waringin Pintu Halong,Tin Patty menyampaikan terimakasih kepada dr Genti yang sudah boleh memberikan alat musik Ukulele kepada anak-anak jemaat Waringin Pintu.Dimana dengan Ukulele anak-anak asuhnya dapat mengembangkan talenta bermusik yang mereka miliki.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada bung Nicho Tulalessy dan donatur yang telah peduli terhadap anak-anak jemaat GPM Waringin Pintu Desa Halong.Semoga,kepedulian dari para donatur ini diberkati Tuhan Yang Maha Kuasa,”ucap Patty.

Adapun,pada acara pemberian bantuan tersebut anak-anak jemaat GPM Waringin Pintu Desa Halong sangat antusias menerima danasi yang diserahkan langsung oleh Founder AUKC Nicho Tulalessy.

“Dengan bantuan alat musik Ukulele ini saya bisa kembangkan bakat saya dan teman-teman dan juga bisa memuji Tuhan di Gereja,”ungkap salah satu anak jemaat GPM Waringin Pintu.

Sementara itu,Founder Amboina Ukulele Kids Community,Nicho Tulalessy mengatakan dengan didapatkannya bantuan Ukulele ini,anak-anak jemaat GPM Waringin Pintu dapat memanfaatkan musik tradisional Ukulele ini sekaligus melestarikan dan tentu dapat mempengaruhi anak-anak terhadap permainan di gedget.

“Puji Tuhan akhirnya akhirnya kita bisa bawa 12 buah Ukulele ke anak-anak di jemaat Waringin Pintu dengan harapan mereka akan terus belajar bermain Ukulele dan melestarikan musik tradisional di Maluku,”kata Nicho.

Ditambahkannya,donasi yang diberikan dr Genti ini juga sangat tepat dengan masih dalam suasana Hari Anak Nasional (HAN),sehingga ini menjadi ajang anak-anak saling bertemu dengan anak-anak yang lain.

“Untuk itu,saya berharap bahwa jemaat dan anak-anak disini bisa memanfaatkan donasi yang sudah diberikan oleh basudara di luar Ambon.Selain itu,semoga alat ini akan terus berkembang dan paling utama untuk memuji Tuhan,apalagi jemaat GPM Waringin Pintu sakalanya di jemaat,”tandas Nicho.

Selain itu,tambah Nicho,pihaknya akan terus mamajukan Ukulele dengan merambah daerah yang lain di Maluku,yang tujuannya untuk melestarikan Ukulele di provinsi bumi raja-raja ini.

“Kami akan terus bergerak untuk menjamah jemaat-jemaat atau desa-desa yang lain untuk mau terlibat melestarikan budaya tradisional alat musik Ukulele dan tentu kami akan membantu semaksimal mungkin,”jelas Nicho.

“Pada akhirnya keinginan dan rencana kami ini tujuannya yakni anak-anak di Maluku bisa bermain Ukulele dan juga melestarikan budaya ini,baik di pihak basudara muslim maupun di pihak kristen,semoga Maluku muncul di Indonesia sebagai provinsi Ukulele,”pungkas Nicho.

 

Check Also

Ekspedisi Banda Naira

BANDA,N25NEWS.com – Sejak lama Blitar telah menggoreskan sejarah besar di Nusantara. Baik di zaman Singasari, …