DPC GAMKI Maluku Tenggara Akan Terus Mengawal Jalan Trans Kei Besar Sampai Tuntas

MALRA,N25NEWS.com – Ketua  DPC GAMKI Maluku Tenggara Luther Rahajaan menegaskan,pihaknya akan terus mengawal  preses-proses yang dilakukan Pemda Malra dalam menggolkan pengerjaan jalan trans Kei  Besar di Pemerintah pusat.

Hal ini  terlihat begitu Semangat yang bergelora dari masyarakat Maluku Tenggara khususnya pengguna media sosial begitu membaca berita bahwa jalan trans Pulau Kei Besar sudah disebutkan dan telah dibahas di istana Negara saat ini.

Hal ini terungkap sebagaimana  di utarakannya saat di hubungi melalui telepon selulernya.

Dikatakannya,kita harus jujur mengatakan bahwa kepemimpinan MTH-PB, Kei Besar pertama kali baru dianggap oleh Negara sebagai bagian dari NKRI, dan bagi dirinys sebagai orang beriman, ini merupakan Rahmat dan karunia Allah SWT, kepada Rakyat Malra khususnya kita orang Kei Besar.

Disisi lain lanjut Rahajaan,harus di akui bahwa ini adalah prestasi Bupati Drs.M Taher Hanubun dan Wakil Bupati Ir.Petrus Beruatwarin M,Si.

“Sebagai Anak Negeri dan sebagai OKP pendukung yang merupakan mitra Pemerintah, maka kami DPC GAMKI Maluku Tenggara tentunya bangga,”ujarnya

Namun kata Rahajaan, ada beberapa hal yang Ingin pihaknya sampaikan kepada Pemerintah Daerah Maluku Tenggara, menyangkut, Pembangunan jalan trans pulau Kei Besar terkait himbauan kepada Seluruh masyarakat termasuk  yang di lakukan pihaknya.

Adapun  Sosialisasi dan himbauan untuk Informasi Pembangunan jalan trans Pulau Kei besar antara lain:

1.Kami DPC GAMKI dan kita masyarakat Maluku Tenggara patut bersyukur dan berterima kasih karena pembangunan jalan trans pulau Kei Besar disebut dalam lampiran Rancangan Rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN)2020_2024.

2. Karena dalam rancangan tersebut di atas bukan hanya menyebut pembangunan jalan trans Kei Besar saja, tetapi di sebut juga trans Pulau Wetar, trans Pulau Moa, trans Pulau Seram dan trans Pulau Aru,kecuali yang Tidak disebut (trans Yamdena dan trans Buru) sehingga pada kesempatan ini, kami sarankan agar pemerintah daerah harus lebih kerja keras menindaklanjuti dalam penyusunan RKPD 2021.

Karena APBN tahun anggaran 2020 sudah di tetapkan bulan oktober 2019.
Olehnya itu, Implementasi RPJMN 2020-2024 akan baru berlangsung pada tahun 2021.Tugas Pemda Malra adalah mempersiapkan RKPD tahun 2021 untuk menjawab RPJMN (jalan Trans Kei Besar).

3. Kami Melihat dalam rancangan RPJMN 2020 – 2024 tersebut di atas, Kabupaten Maluku Tenggara belum termasuk dalam Pemetaan destinasi pariwisata perioritas (DPP) Atau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)  atau tidak termasuk dalam Sentra kelautan dan perikanan terpadu (SKPT).

Oleh karena itu harapan DPC GAMKI Maluku Tenggara agar kiranya apa yang menjadi niat tulus Pemerintah Daerah dan menjadi harapan besar seluruh rakyat Maluku Tenggara  selama ini dapat terjawab.

“Hal ini  tentunya akan menjadi pergumulan Kami untuk tetap mengawal apa yang menjadi tujuan Pemda serta harapan dan impian seluruh rakyat Kei Besar Sebagaimana dijanjikan pada setiap kesempatan dalam Pemerintahan ini,”pungkasnya.

Reporter : Pae Rahakbauw

Editor : Redaksi

Check Also

Ketua DPD SKP Malra: Pemerintah, TNI-Polri Semakin Kompak Menanggulangi Wabah Covid-19

MALRA,N25NEWS.com – Ketua DPD Satria Kita Pancasila Maluku Tenggara yang juga Wakil Bupati Malra Petrus …