DPRD Maluku Bentuk Tim Pengawasan Dan Penanganan Covid-19

AMBON,N25NEWS.com-DPRD Maluku membentuk tim pengawasan dan penanganan virus corona atau Covid-19,dalam rangka membantu Pemda Maluku menanggulangi penyebaran virus yang sangat berbahaya ini.

Ketua DPRD Maluku,Lucky Wattimury mengatakan,sesuai dengan hasil rapat Paripurna pada jumat kemari,Dewan telah membentuk satu Tim Pengawasan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku.

“Hari ini tim secara internal melakukan rapat untuk membicarakan mekanisme kerja tim,mengidentifikasi tentang masalah-masalah yang ditmukan baik yang berkaitan dengan jaminan keamanan sosial maupun dampak ekonomi dari Covid-19 ini,”kata Lucky kepada awak media di Kantor DPRD Provinsi Maluku,rabu (13/5).

Dikatakannya,berdasarkan hasil rapat anggota tim,maka semuanya sudah jelas,bahwa dari sisi kesehatan ada masalah yang harus didiskusikan bersama Gugus Tugas (Gustu) penanganan Covid-19 Provinsi Maluku dan secara prinsip dari dinas  kesehatan bdan direktur RSUD Haulussy Ambon,serta empat direktur rujukan di Kota Ambon.Selain itu, 4 rumah sakit (RS) yang akan DPRD lakukan rapat khusus bersama mereka terkait bagaimana penanganan Covid-19 ini.

“Kami juga mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan virus corona yang semakin meningkat,kami juga ingin mengetahui apa sebenarnya yang membuat sampai penyebarannya meningkat seperti ini.Walaupun kami sudah konfirmasi sana-sini,tetapi kami ingin daparkan penjelasan secara resmi dari Gustu,sehingha dapat menjadi bahan untuk kami sosialisasikan kepada publik,sehingga masyarakat agar lebih berhati-hati,”jelasLucky.

Adapun,pembicaraan mengenai diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSB).Lalu bagaimana masyarakat masyarakat disiapkan jangan sampai timbul masalah baru yang  akan berdampak pada gejala sosial lainnya.

Karena itu,bantuan-bantuan sosial seperti sembako,BLT dari Kementerian Sosial,dimana saat ini kondisi dilapangan kacau,jadi kami telah berkoordinasi untuk meminta kepada Gustu Covid-19 agar berkoordinasi dengan Pemerintah kabupaten/kota agar penanganan bantuan sosial kepada masyarakat dapat dilakukan dengan baik,karena dikatakan anggota tim datanya sangat kacau sekali,”jelas Lucky.

Baca juga :   Gubernur Maluku Hadiri Rapat FTSLBU, Lokus Jadi Sorotan

Lebih lanjut dia katakan,di kelurahan Waihoka ada tiga RT yang telah melaporkan  54 KK mereka yang terima hanya 13 KK,ada juga yang 30 KK tetapi yang terima hanya 3 KK dan kalau begini kan susah bahkan ada  orang yang seharusnya tidak dapat,tetapi dia dapat dan orang yang seharusnya dapat justru tidak dapat.

“Data kami di Dewan,ada persoalan dengan pendataan sehingga kami sudah bersepakat agar,bagaimana meminta Pemda kabupaten/kota,agar melakukan pendataan yang lebih baik lagi,sehingga pembagian sembako tidak menimbulkan masalah,”jelasnya.

Adapun,DPRD telah bersepakat yang terpenting adalah masalah data.Karena dengan data Dewan dapat melihat berapa besar anggaran yang diperlukan.Olehnya Dewan akan upayakan semaksimal mungkin agar dapat membantu Gustu untuk melaksanakan tugasnya sebaik mungkin.

Adapun,rencananya jumat mendatang Dewan akan melakukan rapat kerja bersama Gustu dan mengundang beberapa pihak terkait guna membicarakan yang telah disampaikan oleh anggota dewan.

“Untuk itu,kami berharap agar masyarakat disiplin terhadap himbauan pemerintah dengan menghindari kerumunan massa,gunakan masker dan mencuci tangan,karena virus corona ini kita tidak prediksi makanya jaga diri masing-masing,karena dari kedisiplinan maka pemerintah memintah masayarakat ikuti anjura,sebab kalau masayarakat tidak disiplin sama saja,”tandas Wattimury.

Reporter     : M Nurlette

Editor          : Redaksi

 

Check Also

Tuhehay,DPRD Belum Setuju Di Gelarnya Pilkades Di SBB

AMBON,N25NEWS.com-Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB),Melkisedek Tuhehay mengatakan,secara politik Peraturan Daerah (Perda) dan menolak …