Ekspedisi Banda Naira

BANDA,N25NEWS.com – Sejak lama Blitar telah menggoreskan sejarah besar di Nusantara. Baik di zaman Singasari, Majapahit hingga dizaman Perjuangan untuk meraih kemerdekaan.

Hal ini di sampaikan ketua tim ekspedisi Ahmad khubby Ali Rohmad kepada kontributor N25NEWS.com di Banda Naira belum lama ini.

Di katakannya Diantara hal yang menjadi penting untuk digalih adalah kiprah para ulama Blitar dimasa perjuangan meraih kemerdekaan.

Untuk itu katanya,Penggalian informasi ini dibutuhkan sebagai bagian dari pencarian jatidiri kita sebagai bangsa maupun dalam konteks lokal Blitar, bahwa para kiai telah menjadi bagian penting dalam usaha meraih kemerdekaan.

“Para Ulama Blitar telah menjadi martir dalam perjuangan kemerdekaan jauh sebelum bangsa ini mengumandangkan Proklamasi,”ujarnya.

Selain itu diapun menambahkan bahwa para Kiai dan Haji serta kekuatan Islam yang bergabung dalam Sarekat Islam dimasa pergerarakan yaitu ditahun 1900 hingga tiga dasawarsa berikutnya memiliki peran yang sangat signifikan. Saat belum ada role model perlawanan terhadap kolonialisme di abad 19 atau pasca tumbangnya kerajaan-kerajaam di Nusantara.

Tambahnya lagi bahwa Perlawanan kaum santri saat itu memang belum membuahkan hasil kemerdekaan, tetapi telah memantik dan membakar semangat nasionalisme yang kuat pada rakyat. Alih-alih berhasil tapi ribuan orang ditangkap dan diasingkan diberbagai daerah.

“Dalam catatan yang ada, Kiai Blitar sangat di perhitungkan dalam kontelasi politik kolonial saat itu. Tebukti ada 3 Kiai yang diasingkan di Banda Naira ditahun 1927 sd 1938. Yaitu KH. Imam Bukhori, KH. Abdullah Faqih dan KH. Mohammad Shofwan. Mereka bukan tokoh sembarangan karena bersamaan dengan mereka ada tokoh besar negara ini yaitu Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir, Tjipto Mangoenkoesumo dan Iwa Kusuma Sumantri. Artinya level para kiai ini pada tingkatan yang sejajar dengan tokoh-tokoh bangsa yang dibuang di Banda Naira,”ujar ketua Tim Ekspedisi Banda Ahmad khubby Ali Rohmad.

Baca juga :   Donasikan Ukulele,Dokter Genti Kembali Tunjukan Kepedulian Terhadap Anak-Anak Maluku

Namun demikian katanya, masih banyak misteri yang belum terungkap. Masih banyak hal yang tidak diketahui mengenai sepak terjang para Ulama Blitar baik sebelum masa pengasingan, maupun masa pengasingan itu sendiri. Mengenai gerakan perlawanan terhadap penjajahan maupun gerakan dakwah semasa hidupnya.

Untuk itu perlu penelitian yang mendalam mengenai gerakan para ulama Blitar dizaman kolonial untuk menjadi narasi sejarah yang utuh dan dapat dijadikan referensi ilmiah dimasa yang akan datang.

Adapun tujuan Ekspedisi adalah
1. Menapaktilasi perjuangan Ulama Blitar dalam pengasingan di Banda Naira.

2. Menggali informasi ilmiah dan valid yang bernilai sejarah secara runtut dan utuh mengenai kiprah ulama Blitar selama menjalani hukuman pengasingan di Banda Naira.

3. Menjajagi kemungkinan kerjasama antar daerah khususnya dibidang ekonomi baik khusunya di sektor pertanian, perkebunan dan Perdangan antara Blitar dan Banda Naira – Maluku Tengah.

4. Membangun komunikasi dam sinergi diberbagai bidang yang dikemudian hari diharapkan dapat ditindaklanjuti dalam progam-program yang tepat. Baik di sektor pendidikan, pesantren, pariwisata, dan pengembangan sumberdaya manusia antar daerah.

Tim Ekspedisi

1. Ahmad Khubby Ali Rohmad, Ketua Tim Ekspedisi Banda Neira/Ketua Yayasan KH. Mohammad Imam Bukhori (PP. Maftahul Ulum Jatinom Blitar)
2. Ahmad Muzayyin, Sekretaris Tim, Peneliti Senior Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar
3. Mahatir Muhamad, Bendahara/Staf khusus Wakil Gubernur Jawa Timur
4 Rijal Mummaziq, Rektor INAIFAS Jember – Pemerhati Sejarah Pesantren
5. Naufal A K Alkatiri, Tokoh Masyarakat Kota Tual/Pembina HIPMI Maluku
6. Hakam Sholahudin, Jurnalis
7. Mohamad Iskandar, Ketua Perserikatan Bumdesa Indonesia (PBI) Kabupaten Blitar
8. Mohamad Nazihur Rizky, Sinematografi
9. Mohamad Fikri, Pemerhati Arsitektur dan Cagar Budaya
10. Mohamad Risyad Tabattala, Pegiat Ekonomi Kreatif.
11. Abdul Aziz, Pegiat Ekonomi Desa/Ketua Lembaga Perekonomian NU (LPNU) Kabupaten Blitar

Penulis : Sarifudin Wala

Editor : Redaksi

tags

Check Also

DPD RI Sambangi AUKC,Di Hadapan Anak-Anak Nono Sampono Ungkap Rasa Banggaannya

AMBON,N25NEWS.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Nono Sampono bersama anggota DPD mengunjungii …