GMKI Cabang Ambon Mengawal Proses  Penyusunan  Ramperda BUMD  (Blok Masela)

AMBON,N25NEWS.com-Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ambon,Almindes Falantino Syauta mengapresiasi kesiapan dan kesediaan Pemprov Maluku dalam menyambut pengelolaan Partisipasi Interes (PI) 10 persen itu.

Almindes menegaskan,dengan adanya keputusan Pemerintah Pusat melalui surat Satuan Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas),yang ditujukan kepada Gubernur Maluku dengan nomor : SRT-0886/SKKMA0000/2019/S9 tertanggal 20 Desember 2019,perihal PI 10 persen di wilayah kerja Masela,maka polimik perebutan PI 10 persen itu sudah tidak ada lagi.

“Jadi artinya,setelah adanya surat balasan dari Gubernur Maluku dengan nomor surat 539/0158 tertanggal 8 Januari 2020,perihal BUMD dan surat tersebut ditanggapi oleh Menteri Dalam Negeri RI dengan nomor surat 539/1283/J,tertanggal 11 Februari 2020 tentang penilaian atas usulan rencana pendirian BUMD,”kata Almindes.

Adapun,Hal itu tertuang pada point pertama mengacu pada pasal 10 Peraturan Pemerintah (PP) nomor 54 tahun 2017,dimana Pemprov secepatnya menyusun Ranperda mengenai pendirian BUMD dan dilanjutkan pada point 3 surat Mendagri tersebut,menegaskan untuk segera menetapkan Perda pendirian BUMD tersebut,selanjutnya melaporkan kepada Mendagri c.q Dirjen Bina Keuangan Daerah.

Baca juga :   Pabung Malteng Lepas Anggota Pindah Satuan

“Dengan mengingat amanat UU 32 tahun 2004,maka kami mendorong Pemprov Maluku dalam hal ini Gubernur dan DPRD untuk bersinergi secara efisien dan efektif dalam rangka mempercepat Ranperda,hingga penetapan Perda tentang BUMD dan kemudian dilaporkan ke pusat dalam rangka pengelolaan PI 10 persen,”jelasnya.

Lebih lanjut,Alfindo menjelaskan,bila nantinya di tahun 2022 kegiatan konstruksi Blok Masela ini dilakukan,maka sementara tahun ini Impex dan SKK Migas tengah melakukan identifikasi dan mencari buyer (pembeli) gas hasil produksi Blok Masela.Harapannya,akan didapatkan sebanyak tiga buyer untuk Blok Masela.

“Untuk itu,jika tiga buyer maka sudah barang tentu akan menjaga hasil produksi dalam jangka panjang.Jadi semoga kedua pihak baik Impex dan SKK Migas tidak menghadapi kendala yang cukup rumit,”tandas Almindes Syauta Ketua GMKI Cabang Ambon.

Editor : Aris Wuarbanaran

Check Also

UPT Pemasyarakatan Sabet Penghargaan Dari Dirjenpas

AMBON,N25NEWS.com  – Delapan Unit Pelaksana (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan …