Guna Membantu Perekonomian Nelayan Maluku,Kementerian Kelautan Dan Perikanan RI Berikan Bantuan Cool Box

AMBON,N25NEWS.com-Plt Kepala Dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku,Abdul Haris mengatakan bantuan Cool Box dari Kementerian dan Perikanan RI sangat penting karena setidaknya dapat membantu perekonomian masyarakat khususnya para nelayan,akibat adanya pandemi Covid-19.

“Covid-19 ini sangat memberi dampak perekonomian pada,nelayan penangkap dan nelayan pembudidaya,pengelola dan pemasaran hasil-hasil perikanan,”kata Abdul Haris kepada wartawan di Ambon belum lama ini.

Adapun,untuk menyikapai hal tersebut,maka pada tanggal 30 Maret 2020,DKP melakukan peninjauan ke pasar-pasar yang ada di Maluku termasuk juga di Kota Ambon.Selain itu,kegiatan ini lebih di khususkan bagi para penjual-penjual ikan tersebut.

“Kita pantau di Ambon,mulai dari pasar Mardika,pasar Batu Merah,Passo,Tulehu dan Waai,rata-rata ketersediaan stok ikan masih cukup seperti biasa,bahkan sebelum Covid-19,”ujarnya.

Dijelaskan lagi,ketersediaan ikan di pasar serta harganya masih stabil,namun yang menjadi persoalannya adalah adanya penerapan pembatasan orang keluar rumah,maka sudah barang tentu stok ikan di pasar sangat mencukupi bahkan tidak terjual habis.

Lebih lanjut ia menandaskan,permasalahan tersebut segera di respon oleh pihaknya dengan mengambil langkah-langkah konkrit dengan membantu memberikan Cool Box (sarana pendingin) dan juga freser baik itu tidak bergerak maupun yang bergerak (mobil box pendingin) bagi masyarakat nelayan.

Selain itu,pemerintah daerah (Pemda) dalam hal ini gubernur Maluku telah merespon kegitatan dari DKP ini dengan menyurat ke Menteri Kelautan dan Perikanan untuk dapat membantu para nelayan dengan mengirimkan alat-alat kebutuhan nelayan seperti Cool Box,kulkas freser dan mobil pendingin.Dengan demikian langkah ini dapat membantu pelaku-pelaku perikanan (nelayan).Selain itu,surat di respon baik oleh pihak Kementerian DKP.

Sementara terkait dengan dampak pada sektor ekonomi pada nelayan,Abdul Haris menjelaskan,sebagian besar pendapatan rata-rata para nelayan agak menurun,dikarenakan sebagian besar ikan yang di pasarkan tidak terjual habis.

“Kita juga pantau pada komoditi ikan non mentah seperti ikan asar (asap),dimana kalau dulu pengunjing ke Ambon sering membeli oleh-oleh dari Ambon,namun karena kondisi Covid-19 ini maka omset pedagang ikan asar juga ikut menurun,”ungkap Abdul Haris.

Selain DKP telah membantu dengan memberikan alat perikanan,Pemda juga meminta kepada OPD terkait agar juga membantu masyarakat untuk mengatasi persoalan ekonomi yang di alami masyarakat saat ini.

“Kami (DKP) yang termasuk memberikan bantuan ekonomi pada tanggal (16/4) dengan menyediakan paket sembako yang di bagi kepada para stekholder terutama nelayan.

“Kita juga telah membagi paket kepada nelayan di Tulehu,penjual ikan asar di jalan Sudirman,papalele (jibu-jibu) di Silale,Benteng dan masyarakat yang terdampak Covid-19 yang tinggal di seputaran kantor DKP,”jelasnya.

Selain itu,pembagian sembako ini juga dibagikan kepada tukang ojek,tukang becak,buruh bangunan,serta masyarakat yang berada di Batugantung,Air Putri sampai Benteng.Begitu juga dengan rumah-rumah pegawai yang tinggal di Kudamati,Air Salobar,Batumerah,Kebun Cengkeh bahkan juga ke Passo serta Tulehu.Selain itu,pembagian ini secara merata,sehingga walaupun sedikit namun setidaknya dapat meringankan beban pelaku perikanan dan juga masyarakat kecil yang terdampak dengan adanya wabah virus corona ini.

Reporter        : M Nurlette

Editor            : Aris Wuarbanaran

Check Also

299 Tamtama Remaja Resmi Dilantik Di Rindam Pattimura

AMBON,N25NEWS.com-Pangdam XVI/ Pattimura, Mayjen TNI Bambang Ismawan, S.E, M.M., yang diwakilkan oleh Kasdam XVI/ Pattimura, …