IMM Kota Ambon Kecam Aksi Penculikan Terhadap Kader HMI

AMBON,N25NEWS.com- Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) kota Ambon mengecam tindakan premanisme dan penculikan terhadap salah satu kader HMI Komisyariat Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattiumara Ambon.Syaharul Wadjo sekitar pukul 10.20 WIT.Di Pemda Tiga Sekreretariat Komisyariat HMI Cabang Ambon.

“Tindakan penculikan terhadap Aktivis HMI ini mencerminkan bahwa sikap anti hukum dan demokrasi harus dihapuskan karena melanggar kode etik sebagai warga Negara yang hidup tidak mau menerima penyamapaian pendapat orang Lain,”kata Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Ambon Arjun Bola,kamis (3/9/2020).

Ironisnya tindakan penculikan terhadap Syahrul Wajo dengan nada mengencam beta potong ose” saya potong kamu,merupakan bentuk dari tindakan kekerasan anti demokrasi yang seharusnya tidak akan terjadi,sebab negara ini adalah negara hukum dan negara demokrasi yang harus mengedepankan nilai-nilai hukum sebagai pijakan dasar negara.

“Kami Meminta kepada pihak kepolisian dalam hal ini Kapolresta kota Ambon dan Pulau-pula Liase Untuk segera mengusut tuntas dan menangkap pelaku penculik terhadap aktivis HMI Syahrul Wadjo,”tegas Arjun Bola.

Oleh karena itu,Pimpinan IMM kota Ambon menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat Maluku khususnya masyarakat di Ambon untuk jangan terpancing dengan isu-isu promodial yang di politisir,serta yang dimainkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Untuk itu,saya berharap,masyarakat dan seluruh mahasiswa untuk tetap menahan diri dan dewasa dalam menyikapi peristiwa ini secara damai,proporsional serta elegan,seraya menghindari reaksi berlebihan dan tindakan ujaran kebencian yang tidak mencerminkan karakter kita sebagai orang Maluku yang menjunjung tinggi adab perdamaian dan nilai nilai luhur orang basudara,”tandasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes pol,Drs M.Roem .Ohoirat yang ditanya awak media terkait penculikan itu,membenarkannya . “Korban sendiri tidak tahu jam berapa atau persisinya kapan dilepaskan,korban sudah divisum di rumah sakit Bhayangkara Tantui sekarang lagi diperiksa oleh Polresta pulau Ambon dan lease, ” terangnya.

Adapun untuk diketahui,Muhamad Syahrul Wajo sendiri dilepaskan oleh orang tak dikenal di kawasan patung J.Leimena Poka Kecamatan Teluk Ambon,Ambon pada rabu malam.

Tindakan penculikan aktivis HMI diduga kuat memiliki keterkaitan dengan aksi demo Aliansi rakyat peduli rakyat (ARAK ) didepan gerbang masuk kantor Gubernur Maluku pada tanggal 2 September 2020,dimana pada kegiatan itu para peserta aksi terlihat membawa poster dan foto dengan tulisan “gubernur Maluku Murad Ismail dicari rakyat”.

Editor : Aris Wuarbanaran

Check Also

UPT Pemasyarakatan Sabet Penghargaan Dari Dirjenpas

AMBON,N25NEWS.com  – Delapan Unit Pelaksana (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan …