Kadis DKP,Bagikan Pakan Untuk Pembudidaya Di Teluk Ambon

AMBON,N25NEWS.com-Kepala Dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku,Abdul Haris yang didampingi Kabid Perikanan Budidaya Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Perikanan DKP Maluku,Roy Iwamony melakukan kegiatan pembagian pakan kepada pembudidaya ikan yang berlangsung di keramba pada perairan Teluk Ambon pagi tadi senin,(28/4).

“Kami dari DKP Provinsi Maluku,melakukan pembagian pakan kepada para pembudidaya ikan di kerambah jaring apung yang berada di Teluk Ambon,”kata Abdul Haris kepada N25NEWS.com disela-sela kegiatan pembagian pakan tersebut.

Menurutnya,pembagian pakan bagi nelayan budidaya ikan khususnya di Teluk Ambon bagian dalam.Selain itu,kegiaran tersebut dilakukan karena kondisi mewabahnya pandemi Coronavirus Disease 19 (Covid-19) sangat memberikan dampak besar bagi pelaku perikanan,selain nelayan,namun juga pembudidaya ikan dan pengolah dan pemasar hasil perikanan.

“Untuk kali ini kita mulai terlebih dahulu dari pembudidaya ikan dan kebetulan dalam dalam kondisi Covid-19 ini,kami memnantu para pembudidaya ikan ini dengan pakan dan ini adalah paka  publik yang dikemas dalam 1 karung dengan isinya seberat 20 kg,”jelasnya.

Adapun,Abdul Haris menandaskan,selain diberikan pakan alami,pihak DKP juga memberikan pakan tambahan.Selain itu pakan tambahan ini juga akan dibagikan dalam bentuk bantuan kepada para pembudidaya.

“Kalau pakan alami biasanya dari ikan-ikan rusak,ikan yang kita potong-potong yang diberikan sebagai makanan ikan yang dipelihara dalam kerambah jaring apung,”ujarnya.

Ditambahkannya lagi,ada beberapa jenis ikan yang selalu dipantau dan dipelihara oleh nelayan seperti,jenis ikan kerapu,ikan bubara dan ikan kakap putih,diketahui ketiga jenis ikan tersebut yang paling dominan untuk dipelihara para pembudidaya ikan khususnya di Teluk Ambon bagian dalam.

Adapun,ia mengaku,walaupun sedikit bantuan dari DKP ini,namun dapat membantu para pembudidaya dalam usaha mereka.Selain itu,bantuan yang dibagikan tersebut kurang lebih pada 17 kelompok pembudidaya ikan kerambah jaring apung,satu kelompok itu dibagikan 1 karung dan ada juga 2 karung tergantung berapa jumlah kerambah dan jumlah ikan yang akan dibudidayakan.

Baca juga :   Pemuda Desa Kawa SBB Tewas Ditikam Orang Tak Dikenal

“Jadi tadi kita bagikan sekitar 20 karung dengan totalnya sekitar 400 kg pakan yang dibagikan kepada para pembudidaya.Sedangkan pada tahap berikutnya kita akan upayakan lagi bantuan dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan,”akuinya.

Sebelumnya,lanjut Abdul Haris,Gubernur Maluku juga sudah meminta DKP Provinsi Maluku untuk menyurati Menteri Kelautan dan Perikanan dan telah ditindaklanjuti surat tersebut bahkan telah ditandatangani oleh Gubernur pada tanggal (3/3/2020),yang intinya adalah permohonan bantuan dari  KKP terhadap pelaku utama perikanan yang terdampak Covid-19.

“Beberapa waktu yang lalu kita sudah turun dilapangan (pasar ikan) dan ternyata jumlah ikan kita di pasar stoknya cukup dan harganya pun stabil,namun kendalanya ikan pedagang tidak terjual habis karena adanya pembatasan sosial dari pemerintah.Sehingga pelaku perikanan meminta DKP daerah maupun pusat untuk menyediakan sarana rantai dingin seperti Cool box atau freiser,maupun mobil pendingin,agar ikan yang dapat simpan kembali.

“Untuk itu,harapan kami semoga dalam waktu dekat ini pemerintah pusat dapat merealisasikan hak ini,sehingga pelaku utama kelautan dan perikanan di Maluku,khususnya di Kota Ambon dan sekitarnyanj uga dapat terbantu,olehnya pakan yang diberikan kepada pembudidaya ini hanya baru diprioritaskan untuk dalam Teluk Ambon,nantinya jika ada tambahan baru kita perluas bantuan ini ke desa pesisir seperti Eri,Seri,maupun kabupaten/kota lainnya,”tandasnya

Reporter         : M Nurlette

Editor              : Aris Wuarbanaran

Check Also

UPT Pemasyarakatan Sabet Penghargaan Dari Dirjenpas

AMBON,N25NEWS.com  – Delapan Unit Pelaksana (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan …