Kejaksaan Dan Polres Malteng Di Nilai Lambat Laksanakan Perintah Hakim

MASOHI,N25NEWS.com –   Pasca sidang ke-2 kasus pencurian dan kekerasan yang mengakibatkan meninggalnya Dullah Patilouw 16 Maret 2029 silam dengan terdakwa RT (16 thn).

Hakim tunggal Rizal yang menyidangkan perkara tersebut memerintahkan Kejaksaan dan Kepolian Maluku Tengah untuk segera menetapkan tersangka baru, namun hingga kini masih belum ada tanda-tanda di jalankan instruksi Hakim tersebut.

Pasalnya setelah seminggu berlalu dari perintah hakim tersebut, baru kemarin 28 maret 2020 di lakukan BAP untuk 2 saksi korban dan Adiman Nurlete sebagai calon tersangka baru.

Ade Tuhulele salah satu anggota masyarakat yang sering mengikuti perkembangan kasus ini mengatakan Polres dan Kejari Malteng harus bertindak professional dalam penanganan kasus Pasanea ini.

“Karena dari awal sebagai masyarakat kami menilai bahwa kasus ini sudah terang menderang tapi kenapa kok pihak kepolisian susah sekali mengungkap kasus ini,”jelas Tuhulele.

Ade Tuhulele kembali mempertanyakan kinerja dan komitmen Polres dan Kejari Malteng dalam mentuntaskan kasus Pasanea yang telah berjalan satu tahun ini.

Untuk itu dia meminta agar Polres dan Kejari Malteng untuk segera menetapkan tersangka baru sebagaimana yang di perintahkan oleh Hakim tunggal Rivai Rasid Tokoboya.SH pada persidangan pecan lalu.Karena menurut Tuhulele semua itu adalah fakta yang terungkap dalam persidangan.

Karena masyarakat akan menilai kata Tuhulele sejauh mana kinerja kerja Kepolisian sebagai pengayom masyarakat.

Sementara itu di tempat terpisah,Kasie Pidum Kejaksaan Negeri Masohi Ronald ketika di minta keterangannya terkait perintah hakim tersebut,ia mengatakan kalau itu merupakan wewenangnya Polres Maluku Tengah,jadi pehaknya tidak bisa mendesak untuk di percepat penetatapan tersangka baru.
Namun demikian kata Rettop ,pihaknya tetap berkomunikasi untuk penetapan tersangka baru yang merupakan perintah hakim tersebut.

Selain itu diapun menegaskan untuk pihak masyarakat dan keluarga bahwa Kejari Malteng tetap berkomitmen untuk menuntaskankan perkara ini yang telah menjadi komsumsi publik.

“Institusi Kejaksaan akan tegas dan profesional dalam hadapi kasus ini, pimpinan Kejari yang baru adalah sosok pimpinan yang tidak pernah toleransi pada kasus kriminal seperti ini, jadi kita tunggu hasil BAP pihak kepolisian untuk segera kita sidangkan,”tegas Kasie Pidum Kejaksaan Negeri Masohi Ronald Rettop.

Check Also

299 Tamtama Remaja Resmi Dilantik Di Rindam Pattimura

AMBON,N25NEWS.com-Pangdam XVI/ Pattimura, Mayjen TNI Bambang Ismawan, S.E, M.M., yang diwakilkan oleh Kasdam XVI/ Pattimura, …