Kodim Masohi Lakukan Penyisiran Zona Merah Pasca Gempa, Ini Resiko Tinggi Patahan

MALTENG,N25NEWS.com – Pemetaan zona rawan bencana terbagi dalam 3 (tiga) Zona peta, antara lain ada zona yang berwarna kuning, hijau dan merah.

Daerah yang berwarna merah termasuk ke dalam zona rawan bencana. Oleh karena itu, warga yang tinggal di zona merah harus mengetahui upaya-upaya mitigasi bencana alam.

Dandim 1502/Masohi Letkol Inf Nunung Wahyu Nugroho, bersama  Tim Terpadu penanganan gempa di Kecamatan Tehoru, Maluku Tengah telah melakukan penyisiran di lokasi pasca bencana gempa, Kamis (16/06/2021).

“Pentingnya memahami zona tersebut Dandim mendorong kepada BPBD untuk terus bersama mensosialisasikan dan mengedukasi warga masyarakat yang masih tinggal di zona merah tersebut, mengingat potensi kerawanan dan ancaman di zona merah sangat berpotensi menimbulkan ancaman berupa tahan amblasnya tanah ke dalam laut yang terjadi akibat dari patahan bumi,” ujar Dandim

Baca juga :   Tidak Kenal Lelah Babinsa Serwaru Ajak Warga Tetap Pakai Masker

Data sementara yang didapat dari Tim tersebut sejumlah 67 unit bangunan beresiko tinggi di patahan bumi tersebut karena dampak gempa (Zona Merah).

“Hal tersebut dari pihak BPBD Tidak direkomendasikan untuk di huni, yang tersebar di dua Desa, Desa Tehoru 34 unit dan Desa Sounolu 33 unit,” tambahnya.

Namun demikian untuk solusi sementara mengungsi ditempat yang telah disiapkan oleh Tim Terpadu berupa tenda pengungsi terdekat.

Editor : Redaksi

tags

Check Also

Babinsa Giat Karbak Bersama Pegawi PLN Lakukan Pembersian Jaringan Listrik

MBD,N25NEWS.com – Babinsa Koramil 1511- 04/Serwaru, Kopda Yulius Yakop Melaksanakan Karya Bakti (karbak) bantu Pembersihan …