Latupono,Bantuan Sosial Untuk Warga Terdampak Covid-19 Harus Tepat Sasaran

AMBON,N25NEWS.com-Wakil Ketua DPRD Kota Ambon Rustam Latupono mengatakan,Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon harus teliti dalam pendataan warga terdampak Covid-19 yang akan menerima bantuan.Tidak boleh ada yang tumpang tindih,agar bantuan tersalur tepat sasaran.Selain itu,Pemkot harus membuka data penerima secara transparan dan memiliki skala prioritas.

“Semua ada kriterianya dan kita hanya sebatas menunggu laporan dari mereka (Pemkot), jadi kalau dalam perjalanan pembagian sembako ada yang bermasalah maka DPRD Kota bisa melakukan peninjauan,tetapi kalau untuk memantau sekian banyak yang dapat pasti tidak mungkin,”Latupono kepada N25NEWS.com,saat di temu di Kantor DPRD Kota Ambon,kamis (23/4/2020).

Dikatakannya lagi, DPR fungsinya untuk pengawasan dan masalah teknis siapa penerima bantuan tersebut.Prinsipnya ini baik,tetapi harus mengenal orang-orang yang benar-benar terkena dampak Covid-19 ini.Olehnya yang lebih tahu siapa yang berhak menerima adalah  RT setempat, karena mengetahui siapa yang layak dan siapa yang tidak layak.

“Jangan sampai keluarga yang membutuhkan tidak dapat, tapi diberikan pada keluarga yang mampu. Jangan yang didaftar 50 keluarga, tapi yang terima hanya 25 keluarga. Ini bisa menimbulkan persoalan baru di masa sulit sekarang.Jadi kalau mengapa tidak semua saja diberikan, namun dengan presentasi bantuan yang berbeda,untuk yang sangat miskin sekali paket bantuannya lebih besar,”ujarnya

Sementara itu,prediksi pemerintah pusat itu ada 5 juta penduduk miskin baru dalam proses,maka diakuinya untuk Kota Ambon juga dilakukan seperti itu dan pastinya terjadi PHK dimana-mana dan masyarakat yang beraktivitas juga terbatas,bahkan ia tak pungkiri bahwa DPRD juga dalam kondisi ini sangat sulit.

“Kita mengharapkan gaji untuk membantu semua orang dibasis-basis,tidak mungkin,serba salah kita, makanya saya kira ini kondisi sulit dan pemerintah kota harus Arif dan bijaksana dengan kebijakan pembagian sembako sebagai bagian dari program nasional, Jaring Pengamanan Sosial.Makanya betul-betul dibantu sesuai dengan kondisi dilapangan,”ungkap.

Adapun,ia mendukung kegiatan Pemkot,dalam membagikan bantuan,namun sekali lagi harus tepat sasaran.Ia pun tak menampik bahwa bantuan tersebut,kalau bisa awak media sebagai garda terdepan dalam pemberitaan Covid-19 juga mendapatkan bantuan.

“Apa salahnya sesekali menikmati uang negara tidak ada masalahnya, karena kita semua sedang dalam masa sulit.Jadi perkiraan saya masih ada waktu yang entah kapan berakhir, makanya Pemkot harus Arif dan Bijaksana,”tagasnya.

Adapun,ketika disinggung mengenai 200 ribu masker yang akan dibagikan untuk masyarakat,namun ia mempertanyakannya,sebab kata dia lagi,secara logika jumlah masker yang begitu banyak namun pembagiannya dimana saja.Selain itu ia bahkan tidak mendapatkan masker tersebut.

“Untuk itu,nantinya kita akanlakukan pengawasan,karena 100 ribu itu juga dibagikan kemana dan sembakonya berapa yang dibagi.Jadi saya berharap jangan kita memanfaatkan kondisi ini untuk kepentinga diluar mekanisme normal,sebab kita ingin kondisi sulit ini masyarakat dibantu dengan benar,”tandas Latupono.

Reporter           : M Nurlette

Editor               : Aris Wuarbanaran

 

Check Also

Pemprov Maluku Salurkan Bantuan Sembako Kepada Warga Yang Terdampak Covid-19 Dan PPKM

AMBON,N25NEWS.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku salurkan bantuan sembako kepada warga masyarakat yang terdampak Covid-19 dan dalam …