Lima Kawasan Yang Strategis Di Kota Ambon,Tarif Parkirannya  Mengalami Kenaikan

AMBON,N25NEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon secara resmi akan menerapkan tarif parkir pada 5 zona yang berada di Kota Ambon,seiring dengan terbitnya Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 16 Tahun 2021 tentang pengaturan biaya parkir pada zona-zona strategis.

Walikota Kota Ambon,Richard Louhenapessy mengatakan,kenaikan tarif akan berlaku 4-5 hari kedepan itu bagi kendaraan roda empat,roda dua,roda tiga,roda enam dan roda delapan.

Selain itu,kata Richard,kenaikan tarif parkir ini,tujuannya untuk meningkatkan pelayanan secara teratur di Kota Ambon yang sudah lama ini terlihat masih adanya pemarkiran tidak teratur.

“Kenaikan tarif parkiran ini,acuannya ke Perwali Kota Ambon Nomor 16 Tahun 2021.Kami akan sosialisaikan ini ke masayarakat supaya mereka tidak bertanya-tanya,”kata Walikota Ambon,Richard Louhenapessy,kepada awak media saat konfrensi pers di Balai Kota Ambon,Senin (17/5).

Lebih lanjut,Richard menjelaskan,kenaikan tarif parkir untuk kedaraan roda dua naik Rp 3000,roda empat Rp 4000,roda enam Rp 6000 dan roda delapan Rp 10.000.

“Sosialisasi ini akan kita jalankan,termasuk himbauan bagi lokasi yang tidak boleh di pakai untuk zona-zona yang strategis,”tutur Richard.

Untuk diketahui 5 zona jalur yang strategis antara lain :
1.AY.Patty
2.AM.Sangadji
3.Sam Ratulangi
4.Said Parintah dan
5.Urimessing di Ponigoro.Itu,adalah lima jalur strategis yang betul-betul Pemkot Ambon fokuskan sebab zona tersebut memiliki potensi ekonomi Kota Ambon ada pada daerah itu.

Dikatakan, pada lima kawasan progresif ini pemilik kendaraan bakal dikenakan bea parkir jam-jaman, dimana biaya parkir kendaraan roda empat sebesar Rp 4000 pada jam pertama yang kemudian akan dikenakan biaya tambahan pada jam kedua sebesar Rp 2000 dan seterusnya pada jam ketiga juga sebesar Rp 2000 dan seterusnya.

Hal yang sama dikenakan kepada kendaraan roda enam dengan biaya parkir sebesar Rp 6000 pada jam pertama dan Rp 2000 pada jam berikutnya. Sehingga biaya parkir awal dan tambahan waktu akan dibayarkan sesuai dengan jumlah akumulasinya, jika kendaraan tersebut tetap terparkir di tempat yang sama.

Terkait kawasan parkiran progresif ini,  untuk kendaraan roda dua tidak dikenakan bea parkir per jam. Hanya bea sekali parkir sebesar Rp 3000.

Dijelaskan untuk parkiran kawasan umum biaya parkir kendaraan roda dua adalah Rp 3000, Kendaraan roda empat adalah Rp 5000, roda 6 adalah sebesar Rp 6000. Roda 8 adalah sebesar Rp10.000.

Adapun,Louhenapessy katakan lagi,kenaikan tarif parkir tersebut berdampak terhadap target retribusi dari sektor tepi jalan.Dimana tahun ini (2021) mencapai 5 milyar,dengan asumsi Pemkot Ambon sektor tersebut bisa mencapai lebih.

“Untuk itu,saya berharap kebijakan kenaikan tarif parkir ini harus diikuti oleh peningkatan pelayanan dari juru parkir.”Kenaikan harus diimbangi dengan pelayanan.Juru parkir harus punya tanggung jawab,minimal menjaga dan mengatur tempat parkir supaya tidak semerawut,”tandas Richard.

Check Also

Walalayo Ajak Masyarakat Dukung Surat Edaran Walikota Ambon Tentang Wajib Gunakan Masker

AMBON,N25NEWS.com-Aktivis muda Maluku asal Pulau Seram,Joses Santos Walalayo mengajak warga Kota Ambon untuk mendukung surat …