Madrasah Harus Miliki Data Akurat dan Akuntabel

AMBON,N25NEWS.COM -Sebagai wujud dari transparansi dalam pengelolaan data Education Management Informasi System (EMIS) yang objektif sehingga diharuskam madrasah harus memiliki data yang akurat dan akuntabel.

Untuk setiap madrasah memiliki kewajiban untuk mengupdate data madrasah agar sistim pengelolaan data EMIS di Kemenag khususnya pada Bidang Pindidikan madrasah dapat berlangsung secara akuntabel, transparan dengan menamkan prinsip sadar data. Demikian penegasan Kakanwil Kememag Maluku Fesal Musaad usai membuka kegiatan, tata kelola EMIS madrasah dan pendampingan implementasi kurikulum 2013 zona 3T 9di Hotel Everbrigt, Selasa(2/7/2019).

Dikatakan, kegiatan tersebut bukan merupakan hal yang baru dilaksanakan, tetapi merupakan kegiatan yang sering dilaksanakan setiap tahun tentang upadate data EMIS dan tata kelola EMIS sehingga tata kelola datanya akuntabel.
Menurut Musaad, data merupakan langkah kebijakan dalam penyusunan anggaran madrasah, sehingga diharapkan dengan sadar data, tata kelola anggaran di madrasah lebih efektif dan efisien.

Khusus kegiatan pendampingan implementasi kurikulum 2013 zona 3T yang melibatkan Kepala madrasah dan wakil harap Musaaad, agar para peserta dapat dimplementasikan kembali apa yang telah diterima pada madrasah yang ada diwilayah 3T masing-masing, sehingga dapat setara dengan madrasah yang bukan berada pada wilayah 3T.

“Jika itu dilakukan dengan baik sesuai apa yang didapat dalam kegiatan, maka tidak akan ada lagi diskriminasi atau diskualitas pendidikan yang ada diwilayah 3T,”ungkapnya.

Terkait dengan hal tersebut lanjuta Musaad, bahwa hal tersebut merupakan bagian dari pemerataan sistem pembelajaran agar pembelajaran tersebut lebih standar sesuai delapan standar pendidikan, baik standar isi, proses, kompetensi lulusan, sarpas, pendidik dan tenaga kependidikan serta standar pembiayaan.

Dengan demikian dirinya berharap agar para operator lebih siap untuk memberikan kontribusi data yang valid kepada Kemenag dalam rangka pengusulan anggaran pada madrasah, sehingga pengelolaan anggarannya lebih baik.

Ia menambahkan perlunya pendampingan K13 diwilayah zona 3T agar dapat mendongkrak kurikulum, untuk nantinya bagaimana para guru bisa menyusun rencana pembelajaran dengan baik.

“Bagaimana guru bisa memberikan transpormasi pembelajaran, menjadi pola pembelajaran yang live skil, sehingga siswa lebih pro aktif dan guru menjadi penonton,”tegasnya.

Oleh sebab itu, pola mainset transformasi pembelajaran perlu dihadirkan agar nantinya guru bisa mendongkrak standarisasi proses, sehingga nantinya madrasah dapat menghasilkan insan Indonesia yang cerdas dan berakhlak mulia.

Sebelumnya Kabid Pendidika madrasah Yaser Rumadau dalam laporan singkatnya memaparkan, tujuan dari kegiatan tersebut untuk meningkatkan SDM khususnya operator yang ada di madrasah seMaluku.

Reporter : Rohim

Editor :Redaksi

Check Also

Antusias Siswa Ikut Program Presisi Di SMK Negeri 7 Ambon Cukup Baik

AMBON,N25NEWS.com-Program presisi dengan pendekatan siswa serta kondisi disekitarnya,dimana siswa tertantang untuk mencari sendiri sumber,lewat ide …