Mahasiswa Papua,Kuliah Dan Tinggal Di Ambon Terasa Di Papua

AMBON,N25NEWS.com – Sederet Mahasiswa asal Papua mangaku,tak perna terkendala selama berkuliah di Universitas Pattimura Ambon,bahkan menurut mereka sangat nyaman dan berasah di rumah sendiri saat menjalani studi di Kota City Of Music ini.

Erwin Abisay Mahasiswa Fakultas Pertanian salah satu Mahasiswa asal Papua kepada N25NEWS.com menjelaskan selama ini para Dosen di kampusnya (Unpatti) dalam membimbing dirinya dan teman- teman dengan baik.

Lebih dari itu ungkapnya, para dosen menganggap mereka orang Papua sebagai anak-anak mereka juga.Begitupun dengan ibu kost yang di Asrama Putri Unpatti ini.

“Ibu asrama Siane Matatula dengan luar biasa telah menjaga,merawat kita,hidup kita sangat kekeluargaan di sini,”ujar Erwin Abisay.

Selain itu dirinya dan teman-teman disini juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah dan dari Kementrian Pendidikan berupa biaya untuk kuliah baik itu beasiswa maupun bantuan lain. Jadi kami tidak ada masalah.

Hal senada juga di ungkapkan Tesa Mahasiswa semester 8 Fakultas Pertanian Universitas Pattimura Ambon, bahwa dirinya dan teman-teman tidak ada masalah tinggal dan studi di Kota Ambon dan merasa seperti tinggal di daerah sendiri.

“Selama ini kami mendapat perlakuan yang sangat baik dari pihak kampus,Universitas Patimura,baik kami yang tinggal di asrama maupun yang tinggal di luar asrama di Desa Wayame di kontrakan Hanoy maupun di Desa Poka,kami saling memperhatikan,”tambah Tesa.

Baca juga :   Pemuda Desa Kawa SBB Tewas Ditikam Orang Tak Dikenal

Selain itu dirinya dan teman-teman selalu mengikuti kegiatan kerohanian( Ibadah), kegiatan sosial termasuk dalam waktu dekat ada ikut turnamen sepak bola di Lanal Ambon.Jadi dirinya merasa puas  dan terima kasih kepada pihak Universitas Patimura dan khususnya juga ibu Asrama ibu Siane Matatula yang sudah dianggap orang tua mereka, karena beliau sangat berjasa terhadap mereka anak anak Papua.

Pada kesempatan itu,hal ini juga di akui,Siane Matatula, ( 59 Thn) selain sebagai ibu asrama beliau juga sebagai salah satu Dosen di Fakultas Fisip ( Ilmu Sosial dan Politik Universitas Pattimura Ambon).

Wanita separu bayah ini benar benar wanita wonder women dengan kesabaran dapat memainkan perannya yang baik kepada mahadiswa-mahasiswi dari seluruh Indonesia dan juga mahasiswa asal Papua.

Ketika di tanya apa yang ingin disampaikan,dengan senyum kepala asrama putra/putri itu mengatakan bahwa pihaknya sangat merasa kehilangan Bpk Royke Lomuwa, mantan Kapolda Maluku,kerena beliau sangat memperhatikan mahasiswa-mahasiswa asal Papua saat masih menajdi Kapolda Maluku.

Hal ini yang membuat penasaran, kira-kira apa membuat ibu asrama itu  berkata demikian, akan tetap untuk hal tersebut akan di bahas di kesempatan lain.

Reporter : Artur

Editor : Redaksi

Check Also

UPT Pemasyarakatan Sabet Penghargaan Dari Dirjenpas

AMBON,N25NEWS.com  – Delapan Unit Pelaksana (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan …