OJK Dan Pemprov Maluku Diharapkan Saling Bersinergi

AMBON,25NEWS.com-Gubernur Maluku Murad Ismail berharap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku dapat saling bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku dalam memberikan kontribusi pada pencapaian kinerja perekonomian serta mewujudkan stabilitas pertumbuhan ekonomi yang baik.

Adapun,perekonomian Maluku,kata gubernur,masih harus terus dibenahi.Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS),pertembuhan ekonomi Provinsi Maluku tahun 2019 tumbuh sebesar 5,57 persen.

“Kondisi ini sedikit lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,02 persen,”ungkap gubernur pada acara Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku yang berlangsung di Ballroom Hotel Santika,jumat (7/2/2020).

Sementara untuk inflasi,lanjutnya,tahun 2019 tercatat sebesar 2.08 persen,angka kemiskinan 17,65 persen,Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di angka 68.19 persen dengan tingkat ketimpangan pendapatan daerah berada pada angka 0,324.

Adapun,indikator-indikator tersebut,sebut mantan Komandan Korps Brimob Polri ini,meskipun mengalami perkembangan posetif dari tahun sebelumnya,namun pencapaian tersebut belum cukup kuat untuk mendorong percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat Maluku.

“Kami berharap program kerja OJK Maluku lebih dapat bersinergi dengan Pemprov Maluku dan Bank Indonesia maupun lembaga keuangan lainnya dalam memberikan kontribusi pada pencapaian kinerja perekonomian,”harap gubernur.

Selain itu,gubernur meminta OJK dapat terus membantu masyarakat dalam memahami informasi keuangan,yakni meningkatkan pengetahuan keyakinan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan keuangan mereka dengan baik.

“Sebab ada informasi sebagian masyarakat kita sering keliru dalam menentukan pilihan investasi sehingga mereka dirugikan.Begitu pula perlindungan konsumen harus masuk dalam skala prioritas bagi OJK di Maluku,”pintanya.

Baca juga :   Wagub Resmi Melantik Pengurus Badan Promosi Pariwisata Maluku

Senentara,berkaitan dengan alih tugas ini,kata gubernur,merupakan perpindahan jabatan untuk pelaksanaan proses regenerasi dan kaderisasi sebagaimana tuntutan kebutuhan internal OJK.

“Proses ini adalah murni sebuah mekanime berorganisasi dalam rangka mewujudkan visi misi OJK itu sendiri,”jelas gubernur.

Menurutnya lagi,kebijakan melakukan mutasi pada tingkat manapun pasti telah di dahului dengan tahapan penilaian dan perimbamgan objektif baik dari sisi kompetensi,kapasitas dan kualitas sumber daya manusia.

“Kalau menurut saya,jabatan adalah amanah sekaligus bencana buat saya dan keluarga,apabila saya tidak bisa jujur dan saya tidak bisa adil dalam melaksanakan amanah tersebut,sehingga jika harus diamini bahwa jabatan yang diperoleh semua terjadi karena amanah dan seizin Tuhan yang maha kuasa,”ujarnya.

Untuk itu,gubernur menyampaikan terima kasih kepada pimpinan OJK sebelumnya,Bambang Hermanto dan selamat datang kepada pimpinan OJK yang baru,Rony Nazra.

“Selamat datang dan selamat bekerja,bertugas,kerjasama dan saling berkoordinasi sangat dibutuhkan Pemda untuk kemajuan daerah ini,”tandas gubernur.

Adapun,turut hadir dalam acara pelantikan dan serah terima jabatan pimpinan OJK Provinsi Maluku ini yakni ,Heru Kristiyana,SH,MM,Anggota Dewan Komisioner Bidang Pengawasan Perbankan,perwakian Forkopimda Maluku,pimpinan perbankan dan pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.

Sumber : Humas Pemprov Maluku

Editor : Aris Wuarbanaran

Check Also

Pencanangan GB Maluku,Gubernur : Kiranya Dapat Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak

AMBON,N25NEWS.com-Gubernur Maluku,Murad Ismail berharap Pencanangan Gerak Bersama (GB) Maluku Lawan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak …