OKP Cipayung Buru : Kapolres Buru Harus Bertanggung Jawab Terhadap Aktivitas Gunung Botak Saat Ini

Namlea,N25NEWS.com – OKP Cipayung  HMI, PMII, GMNI, dan KAMMI Cabang Buru yang ditemui Wartawan di Caffe RR kota Namlea kamis malam (2/9/2021) dikawasan BTN Dermaga meminta agar Kapolres Pulau Buru AKBP Egia Febri Kusumawiatmajaya, S.I.K, M.IK bertanggung jawab terkait aktifitas penambang emas ilegal di gunung botak.

Menurut Ketua Koordinator OKP Indrawan Souwakil, yang juga merupakan Ketua HMI Cabang Buru, pertambangan ilegal yang menggunakan bahan kimia berbahaya Cianida dan Mercuri (B-3) sampai detik ini dilokasi PETI masih berjalan dan tidak tersentuh hukum, apakah Kapolres Pulau Buru tidak tahu ataukah Kapolres terlibat dengan kondisi yang terjadi di kawasan PETI Gunung Botak

Karena secara politik ekonomi dan sosial sangat merugikan kami masyarakat Kabupaten Buru, karena dikutip dari stakmant Bupati Buru pada awak media beberapa waktu lalu. Dia menegasakan tidak tahu siapa yang memberikan izin?

Kalau selaku pemilik otonom, Bupati Buru saja tidak tahu tentang aktifitas penambang emas ilegal yang ada di gunung botak lalu siapa yang memberikan izin.

Sehingga untuk mengklarifikasi hal tersebut, sebagai agen perubahan dalam waktu dekat kami dari pimpinan-pimpinan OKP Cipayung akan melakukan dialog terbuka dengan pihak Eksekutif, Legislatif dan TNI/Polri untuk menjawab isu pablik.

 

Check Also

Inilah Kronologi Yang Minimpa Dokter Di Perumnas Lala Namlea

Gambar IlustrasiNamlea,N25NEWS.com -Kuasa Hukum TNP Harkuna Litiloly membantah bahwa ada sekelompok orang yang datang melakukan …