Parfum Pala Hantar Siswi MAN Ambon Lolos PCTA Tingkat Nasional

AMBON,N25NEWS.COM  – Hanya dengan berbekal biji pala yang diinovasi jadi parfum menghantarkan dua siswi pada Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ambon lolos mengikuti Parade Cinta Tanah Air (PCTA) tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Provinsi Bali pada tanggal 11 Agustus 2019.

Selain jura pertama PCTA tingkat Provinsi yang selenggarakan Kementerian Pertahanan Maluku dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Maluku. posisi ketiga juga disabet siswa/siwi MAN Ambon dengan tema “Permain Ajib” yang merupakan inovasi yang terbuat dari daun kelor.

Sementara posisi kedua diraih
SMA Swasta Kristen Yayasan Pendidikan Kristen Protestan Maluku (YPKPM) Ambon dengan tema yang diangkat dalam lomba tersebut adalah Hidroponik Sekolah.

Kedua siswi MAN Ambon yang berhasil mewakili Maluku ditingkat nasional PCTA adalah Rahmawati Laisow dan Sukamawati Tanasse.
Keduanya merupakan siswi kelas XI jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Kepada awak media Kurnia Mochtar selaku pembina tim MAN Ambom menuturkan, PCTA yang diselenggaran Juli bulan kemarin, pihaknya madrasah mengutuskan delapan siswa/siswi yang terbagi dalam empat tim dengan mata lomba karya inovasi yang diikuti siswa tingkat SMA,SMK dan MA se Provinsi Maluku.

Dari inovasi lomba, keempat tim tersebut membawakan lomba tema yang berbeda-beda, dengan bahan yang mudah didapat.

“Yang dibawa empat tim dalam lomba PCTA, tentang pembuatan permen ajaib yang inovasinya dari daun kelor dan limba air kelapa tua, dan pembuatan kerepek yang bahan dasanya dari papeda didingin, serta inovasi serbuk sari dengan berbahan dasar batang kelopak pisang,”jelasnya.

Sementara untuk inovasi parfum pala yang berhasil keluar juara pertama sekaligus sebagai inovasi yang akan ditampilkan diajang kompetisi tingkat nasional, yang merupakan inovasi hasil penelitian siswa MAN Ambon dengan menggunakan sistim penyulingan dengan bahan dasar biji pala kering dan bunga melati, sehingga menjadi aroma parfum yang harum dan alami tanpa menggunakan bahan kimia.

Dikatakan dari empat tim yang diikutsertakan ikut PCTA tingkat provinsi, hanya terdapat dua tim yang behasil menyandang juara I dan III, sebagai bentuk prestasi selain mendapat piala tim juga diberi dana pembinaan.

Baca juga :   HMI Cabang Ambon Berbagi Hewan Kurban

Disinggung soal parfum pala dijadikan sebagai inovasi dalam PCTA kata Kurnia sebagai guru pendamping melihat bahwa ada kriteria penilaian yang salah satunya harud menggunakan sumber daya alam yang ada di Maluku yakni, biji pala yang selama hanya dijadikan sebagai salah satu komoditi exspor.

“Kalau coklat bisa dijadikan parfum, kenapa biji pala tidak bisa, dari situ saya dan anak didik punya ide dan inspirasi, untuk mengambil parfum pala sebagai inovasi lomba dan akhirnya berhasil ketingkat nasional,”akuinya.

Dikatakan, sejauh ini biji pala hanya dikenal sebagai penyedab makanan yang diimpor dari luar, tetapi dengan hasil inovasi dan janji pemerintah untuk bisa mengembangkan sebagai parfum khas Maluku akan menjadi kebangkan tersendiri khusnya MAN Ambon.

“Apa salah saya sebagai guru pendamping dan anak didik saya, membuat inovasi baru yang tidak pernah ada dan tidak pernah diteliti, sehingga saya mengambil parfum pala sebagai karier hasil penelitian kami,”pungkasnya.

Ditempat yang sama Kepala MAN Ambon Drs Surajudin Mahubessy mengatakan, bahwa prestasi yang dicapai siswinya sudah memberikan respon positif bagi pembina yang berhasil membina anak didiknya sehingga berhasil lolos ditingkat nasional.

“Kami sangat memberikan apresiasi yang sangat positif, sehingga kegiatan-kegiatan yang dilakukan secara internal dalam seorang pembina sebagai guru mata pelajaran juga ikut dalam berbagai pembinaan ekatrakurikuler, ini sangat memberikan arti spesifik bahwa setiap pembina dalam mengajarkan tuga sebagai pembina sudah maksimal,”ungkap Sirajudin.

Sama halnya dengan siswa yang siap untuk dibina dan serius dengan belajar, sehingga apresiasi yang sama juga disampaikan kepada siswa yang telah berhasil.

Dari prestasi yang dicapai pihak madrasah akan memberikan pembebasan biaya pendidikan, dengan tahapan.

Reporter :Gali M

Editor : Redaksi

tags

Check Also

Mahasiswa KKN Stikes Pasapua Ambon Gelar Penyuluhan Penyakit Hipertensi Dan Stunting Di Desa Waelihang Buru

BURU,N25NEWS.com-Sebanyak 34 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Stikes Pasapua Ambon Tahun Akademik 2020/2021 menggelar penyuluhan …