Pelayanan Publik PM-PTSP Maluku Terburuk Se-Indonesia

AMBON,N25NEWS.COM – Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu Provinsi Maluku dinilai  sangat terburuk diantara ke 11 SKPD pada wilayah tatanan kerja pemerintah daerah.

Oleh karenanya, Tatanan kerja Pemerintah daerah Provinsi Maluku dinyatakan masih berada pada sisi zona merah yang disebakan oleh ketidak seriusan ke 12 satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) pada pelayanan publik secara baik terhadap masyarakat salah satunya Dinas PM-PTSP Provinsi Maluku.

Hal ini kemudian diakui oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Maluku, Hasan Slamet saat di konfirmasi oleh N25NEWS.COM , Sabtu (10/03/18) di Kota Ambon.

Berdasarkan pantauan Ombudsman Perwakilan Maluku, dilansir secara nasional, terburuknya SKPD Dinas PM-PTSP se-Indonesia berada pada Pemda Provinsi Maluku.

“Faktornya ialah, pelayanan satu pintu tidak berjalan maksimal. Akibatnya, posisi Pemda Maluku masih berada dalam zona merah,” pungkasnya.

Hal ini kemudian menjadi kritikan bagi Pemda Maluku, baik melalui Pelaksana Tugas Gubernur maupun Sekertaris Daerah  Provinsi  Maluku agar mampu menertibkan seluruh SKPD bermasalah.

“Plt Gubernur punya wewenang memanggil dan melakukan pembinaan terhadap SKPD terkait perubahan dalam bingkai struktur terutama perpedoman pada 16 standarisasi pelayanan publik,” tandasnya Slamet.

Mengatasi Hal itu, Ombudsman RI Perwakilan Maluku kini membuka gray pengaduan masyarakat khusus bagi warga kota Ambon, Pada Pusat Perbelanjaan Maluku City Mall saat ini.

Selain memperingati HUT Ombudsman RI Ke 18 yang Jatuh pada saat ini (10/03) Ombudsman juga  membuka gray pula menuangkan sejumlah masukan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah.

“Masyarakat kemudian harus cerdas memilih pemimpin dengan visi dan misi yang jelas kedepan guna  membawa Maluku keluar dari zona merahnya dan memasuki zona hijau,” Tutupnya. (Amy Latuny)

tags

Check Also

Rusdy Ambon Buka Buku Raport PD Pancakarya

AMBON,N25NEWS.com-Setelah hampir satu tahun mengendalikan Perusahaan Daerah (PD) Pancakarya dan menyelesaikan sebagian hutang perusahaan.Direktur Utama …