Pelayaran Perdana KMP Bahtera Nusantara 02,Pada 6 November 2020

AMBON,N25NEWS.com-Kapal Motor Penumpang (KMP) Bahtera Nusantara 02 akan melakukan pelayaran perdananya pada 6 November 2020,tepatnya pukul 22.00 WIT dengan waktu tempuh 10 jam untuk lintasan Ambon-Banda-Tual,hingga Desember 2020.

Hal tersebut disampaikan Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perunda) Panca Karya,Rusdy Ambon kepada awak media di Kantor Perunda Panca Karya di kawasan Talake Ambon,rabu (4/11).

Lebih lanjut Rusdy Ambon mengatakan,kapal jenis roro ini akan melakukan pelayaran perdana pada malam hari dan akan tiba di Banda pada pagi hari.Di Banda kapal Bahtera Nusantara (BN) 02 akan bersandar selama 4 jam,selanjutnya akan menujuh ke Tual dengan waktu tempuh 17 jam dan tiba pula pada pagi hari.

“Karena ini adalah pelayaran perdana Kapal Bahtera Nusantara 02,maka kita akan mengikuti adat pada daerah tujuannya yakni Banda dan Tual,”kata Rusdy Ambon yang biasa disapa pa Putih ini.

Adapun,untuk tarif tiket untuk masyarakat yang akan menggunakan jasa kapal Bahtera Nusantara 02,yakni untuk penumpang dewasa tujuan Ambon-Banda Rp 140.800,sedangkan untuk penumpang anak-anak Rp 100 ribu.

Selain itu,harga tiket Ambon-Tual Rp 300 ribu sudah termasuk asuransi dan penetapan harga tiket ini sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur Maluku nomor : 322 tahun 2019,tanggal 19 Desember 2019,tentang tariff angkutan penyeberangan antar kabupaten/kota dalam provinsi Maluku lintas Ambon-Banda-Tual dan untuk dua bulan BN 02 akan layari lintasannya dua pekan sekali.

Baca juga :   Tolak Perneg Passo 2 Mata Rumah  Parenta,Keluarga  Sinauw Nyatakan Sikap

Sementara itu,Manejer Personalia Perunda Panca Karya,Venty Persulessy menjelaskan untuk tiket calon penumpang dapat membelinya di agen resmi penjualan tiket disamping kantor advokad Lidya Gosal di Jl.Wem Reawaruw (belakang kantor gubernur Maluku).

“Karena saat ini situasi pandemi COVID-19,maka calon penumpang juga wajib sertakan surat keterangan non-reaktif rapid test agar bisa membeli teket,selain itu kita batasi kapasitas penumpang yang hanya 50 persen,”papar Persulessy.

Ditambahkannya lagi,untuk muatan satu orang penumpang hanya diperbolehkan membawa barang maksimal 20 kg,sedangkan muatan yang dalam jumlah besar sesuai aturan dimuat pada kendaraan tidak diturunkan.

“Muatan dibatasi karena kita lebih mengutamakan keselamatan.Jadi kalau muatan dalam jumlah besar tidak diperbolehkan untuk membongkar,sebab kami tidak mau mengambil resiko dengan muatan yang berlebihan,”tandasnya.

Untuk diketahui,alokasi supsidi ke Perunda Panca Karya adalah 2,3 milyar,dimana anggaran itu diperuntuhkan bagi BBM,gaji ABK dan operasional lainnya.

Reporter   : Aris Wuarbanaran

Editor       : Redaksi

 

 

 

Check Also

Latuconsina: Ada Keterlibatan Pimpinan Partai Lain Dalam Kisruh Internal Golkar Maluku

AMBON,N25NEWS.com-Wakil Ketua Bidang Kepartaian Bisri A.Sidiq Latuconsina mengatakan kader Partai Golkar yang tidak puas dengan …