Pembagian 336 Paket Sembako Di Kelurahan Benteng Sempat Ricuh

AMBON,N25NEWS.com – Pembagian Paket Sembako di Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe berbuntut adu mulut dengan petugas Dinas Sosial, jumat 24 April 2020.

Lurah Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Reinaldo.W.Maitimu saat di temui N25NEWS.com dilokasi pembagian, menjelaskan terkait masalah pembagian Paket Sembako tersebut bahwa,Jadi pentahapanya melalui RT dan RW yang mengumpulkan KK dan KTP sesuai dengan permintaan.

Selain itu tambahnya,dari yang dimasukan oleh RT tidak ada yang dikurangi dan dilebihkan,yang dirinya  masukan berjumlah 1499 KK yang dikirimkan ke Dinas terkait dan yang turun adalah tahap pertama dari jumlah 1499 KK dan setelah diverifikasi hanya yang dapat sejumlah 336 paket sembako dan ada sekitar 8 RT yang tidak terkafer didalamnya.

Setelah mendapat penjelasan dari pihak terkait (Dinsos) yang sisanya sekitar 1100 lebih  tinggal diverifikasi lagi, karena masih ada kelanjutan untuk objek-objek pekerjaan yang lain lagi nantinya dilihat dan dibagikan kembali dan dirinya masih mengumpulkan dari RT–RT yang baru memasukan penambahan untuk dimasukan lagi.

“Jadi untuk yang menentukan dapat dan tidaknya kita ini tidak tahu pasti,”ungkapnya.

Terkait jumlah bantuan-bantuan yang masuk tadi (24/04)tambahnya, Semuanya berjumlah 336 paket sembako dan dibagikan sesuai nama-nama yang ada, namun ada yang sudah masuk dalam kategori penerima PKH (program keluarga Harapan), karena rata-rata nama PKH tersebut adalah nama-nama istri makanya dirinya menyuruh mereka mengumpulkan KK dan KTP sekalipun namanya ada tetapi istri masuk kategori penerima PKH itu tidak pihaknya berikan dan langsung ditarik.

Baca juga :   Pabung Malteng Lepas Anggota Pindah Satuan

“Ada lagi   penerima  yang masih tinggal bersama orang tua dan orang tuanya PNS tidak kami berikan juga, karena secara otomatis akan keluar datanya makanya kita batalkan dia,” tambahnya.

Jadi  daftar nama-nama penerima bantuan  pihaknya  dapatkan juga dari Dinas Sosial makanya tadi ketika ada sedikit keributan dirinya  keluarkan daftar dari kelurahan agar mereka dapat mengecek nama mereka ada atau tidak, karena yang dirinya  kirimkan itu ada.

Lebih lanjut dijelaskan Reinaldo,Masih ada tahap berikutnya dan kalau tidak ada nama un tuk penerima bantuan bias lansung mengeceknya di Dinas Sosial, karena posisi penentuan terakhir itu pengaturan mereka.

“Karena ada masyarakat yang memang Ojek akan tetapi di KTP nya tulisanya Wiraswasta, karena kalau Wiraswasta otomatis  kita di kelurahan ini tidak mengetahui apapun dan kita jalankan sesuai aturan yang ada,”jelas Maitimu.

Makanya dirinya  tidak memberikan pembatasan di RT-RT, karena ada RT yang komplen dan mereka mengatakan ada yang sudah mendaftar tetap  terima saja, akan tetapi  tidak menjamin mereka akan  dapat pembagian paket sembako.

“Jadi penentuan terakhir bukan di kelurahan, karena kami  hanya membantu untuk memasukan data dan ada sekitar 1000 lebih yang belum dapatkan paket Bantuan Sembako dan di semua kelurahan situasinya sama.”jelas Reinaldo.W.Maitimu, Lurah Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, kepada N25NEWS.com

Reporter :Mohammat Nurlettte

Editor : Redaksi

Check Also

UPT Pemasyarakatan Sabet Penghargaan Dari Dirjenpas

AMBON,N25NEWS.com  – Delapan Unit Pelaksana (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan …