Pemda Ijin Pihak Swasta Bantu Pelayaran Maluku

AMBON,N25NEWS.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku terus optimalkan pelayanan transpotasi laut dan penyeberangan untuk menjawab dan memenuhi harapan masyarakat Maluku yang terus membutuhkan kehadiran dengan memberi ijin kepada pihak swasta yang ingin berinvestasi membantu pelayaran di Maluku.

“Itu salah satu contoh kecil, tapi secara global Pemerintah Provinsi saat ini lagi sementara berupayah untuk, menormalisasikan jalaur-jalur pelayaran di Maluku sehingga semua jalur bisa konek, jadi siapapun pihak yang mau membantu pelayaran, silakan saja berinvestasi,”ungkap Wakil Gubernur Maluku Drs. Barnabas Nathaniel Orno saat dikonfirmasi adanya pihak swasta yang ingin membantu pelayaran di Maluku, Selasa(3/9/2019).

Dengan demikian kata Wagub, Pemprov Maluku saat ini telah melakukan berbagai upayah agar seluruh jalur-jalur transpotasi laut dapat terpenuhi, termasuk jalur Hunimua-Waipirit yang masih sangat dibutuhkan masyarakat.

“Kami sangat mendukung dan membuka ruang siapa saja yang ingin berinvestasi di Maluku, tapi kalau bicara hari ini kurangnya, misalnya koneksitas transportasi dan akses, itu memang ia,”akui Wagub.

Oleh karena itu, adanya dukungn dari seluruh instansi pemerintah, stakhoder dan insan pres untuk sama-sama berupayah menyuarakan, keterbatasan dan minimnya saran prasarana transpotasi laut, sehingga perlu adanya perhatian pemerintah pusat maupun pihak swasta untuk berkontribusi menyikapi apa yang masih menjadi persoalan di Maluku khsusunya transpotasi laut.

Baca juga :   Pemuda Desa Kawa SBB Tewas Ditikam Orang Tak Dikenal

Secara terpisah dukungan yang sama juga disampaikan Ketua Komisi C DPRD Provinsi Maluku Anos Yermias, S.Sos via selulernya mengakui, kalau beberapa waktu dirinya pernah dihubungi pihak pelayaran yang ingin masuk melayani transpoatsi laut di Maluku.

Hal tersebut kata Anos, bahwa dirinya sangat memberi dukungan kalau ada investor yang ingin sama-sama membantu pelayaran, dengan opsi yang ditawarkan kepada pihak pelayaran pada jalur Hunimua-Waipirit.

Namun sebelumnya pihak pelayaran tersebut meminta pihak DPRD untuk bisa memberikan bantuan subsidi BBM, jika diberi ijin melayani rute penyeberangan Waipirit-Hunimua.

“Dalam pembicaraan, dia tawarkan subsidi, saya bilang itu gampang tidak sulit, jadi beta tawarkan opsi juga untuk masuk jalur Hunimua-Waipirit untuk membantu katong pung masyarakat di sana,”tandas Anos.

Bukan hanya memperbolehkan pihak pelayaran melayani rute tersebut, bahkan pelabuhan yang saat ini digunakan pihak ASDP dan Panca karya untuk bersandarnya kapal ferry, itu merupakan fasilitas umum yang dibangun pemerintah, sehingga siapun bisa menggunakan dermaga tersebut untuk melayani kepentingan masyarakat.

“Konektivitas di wilayah Indonesia timur, khususnya di kepulauan Maluku, sangat dibutuhkan oleh masyarakat Maluku, jadi tidak ada kata tidak jika ada pihak swasta yang mau terlibat,”tegasnya.

Reporter : Gali M

Editor :Redaksi

Check Also

UPT Pemasyarakatan Sabet Penghargaan Dari Dirjenpas

AMBON,N25NEWS.com  – Delapan Unit Pelaksana (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan …