Pemuda Desa Kawa SBB Tewas Ditikam Orang Tak Dikenal

SBB, N25NEWS.com-Pada Jumat (24 / 9/2021) pukul 02.45 WIT bertempat di Dusun Pulau Kasuari Desa Buano Utara Kecamatan Huamual Belakang telah terjadi perkelahian antara pemuda Dusun Pasir Panjang Desa Buano Selatan dengan pemuda Desa Kawa, kecamatan Seram Bagian Barat, Kabupaten SBB yang menyebabkan korban atas nama Safhril Kiliwou alias Ais, umur 27 tahun agama Islam, pekerjaan Nelayan alamat Desa Kawa, Kecamatan Seram Barat,terkena tusukan pisau di bagian perut.

Kejadian bermula Pada 09.00 adanya acara pesta joget pernikahan keluarga La Mili di Dusun pulau Kasuari Desa Buano Utara Kecamatan Huamual Belakang namun acara pesta joget tersebut telah di hentikan pada pukul 02.00 wit,

Kemudian Pada pukul 02.45 sekitar 100 m dari tempat acara tejadi perkelahian antara pemuda Dusun Pasir panjang dengan pemuda dari Desa Kawa, yang mengakibatkan korban atan nama Safhril Kiliwou alias Ais Umur 27 tahun dari Desa Kawa

Dengan adanya kejadian tersebut sehingga adanya korban penusukan benda tajam ke bagian tubuh korban yaitu bagian atas punggung kanan korban dan bagian bawah perut korban sampai menggeluarkan usus korban yang di lakukan oleh OTK ( orang tidak di kenal) dan mengakibatkan korban tidak sadarkan diri sehingga Pukul 03 15 korban di larikan ke Desa Kawa untuk di lakukan tindakan pengobatan medis,,

Namun naas bagi korban meninggal pada saat perjalanan ke desa kawa baru sekitar setengah jam perjalan korban menghembuskan napas terakhir di duga kehilangan banyak darah sebab luka yang di alami tutur sala seorang teman korban.

Kejadian ini di benarkan oleh Babinsa Kopda La Basri. pada saat di konfirmasi oleh Pelopor Wiratama co.id.dan pelaku penikaman belum di temukan.

Setelah korban tiba di desa kawa dari pihak korban langsung melaporkan ke polres sbb untuk menindak lanjuti kasus penikaman ini.tutur mumin kiliwou.

Hasil laporan ini di respon langsung oleh pihak polres dan langsung di adakan otopsi korban di rumah sakit umum piru.sampai berita ini di rilis pihak keluarga korban masih menunggu dokter forensik dari kota masohi.ucap mumin kiliwou.

Sementara pihak keluarga korban Ril Ely yang merupakan pejabat desa kawa ini meminta kepada pihak penegak hukum dalam hal ini kepolisian agar pelaku cepat di temukan dan segera di proses hukum agar kedepan tidak ada lagi kejadian serupa.

Dengan tertangkap pelaku dan diproses secara hukum maka jadi pempelajaran bagi pemuda-pemuda yang lain kalau tidak bisa jadi suatu kebiasaan karena hukum di anggap biasa saja oleh pelaku.pinta Ril Ely.

Check Also

Jemaat Imanuel Amahusu,Gelar Diskusi Pencegahan Radikalisme Dan Sadar Konstitusi Berbasis Komunitas

AMBON,N25NEWS.com-Jemaat Imanuel dalam hal ini Seksi Pengembangan Oikumene Semesta HPM Imanuel Amahusu menggelar diskusi terkait …