Pendirian Sekolah Pelayaran Di Maluku,Dapat Dorongan Komisi IX DPR RI

AMBON,N25NEWS.com-Komisi IX DPR RI mendorong pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku agar kedepan dapat mendirikan sekolah khusus pelayaran.

Adapun,usulan dari Komisi IX yang membidangi ketenagakerjaan itu,mengemuka saat digelarnya pertemuan bersama Pemprov Maluku yang dihadiri Sekda Maluku,Kasrul Selang,diruang rapat lantai VI Kantor Gubernur Maluku,kamis (6/2/2020).

Adapun,anggota Komisi IX,Imam Suroso,dari PDI-Perjuangan,dalam kesempatan itu mengatakan,Maluku yang memiliki sektor andalan perikanan,merupakan daerah kepulauan dengan mayoritas luas laut,sangat temapt untuk dibangun sekolah pelayaran.

“Jawa Tengah yang lautnya tidak luas saja punya Sekolah Tinggi Pelayaran (STP),malah lebih dari pada satu.Kalau saya,lebih bagus ada di Maluku daerah kepulauan dan lautnya luas sekali,”ungkap Suroso.

Olehnya,Suroso menyarankan,Pemprov Maluku dapat menjejaki kerjasama dengan Komisi IX DPR RI,yang membidangi pendidikan untuk membantu mewujudkan pembanguanan sekolah pelayaran tersebut.

“Pak Sekda bisa kerjasama denga Komosi IX biar dibantu untuk proses mendirikan baik itu,bagunannya maupun dosennya.Saya setuju sekali,kalau disini ada sekolah pelayaran,karena menurut saya sangat penting,jelas Suroso.

Suroso juga,berharap,Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada di provinsi Maluku bisa mengadakan penambahan instruktur untuk pelatihan perikanan.

“Maluku ini sektor andalannya perikanan,sehingga tenaga kerja untuk sektor ini juga harus kita siapkan untuk mendukungnya,”ujar Suroso.

Sementara itu,Ketua Komisi IX DPR RI,Felly Estelita Runtuwene mengatakan,kunjungan kerja Komisi IX merupakan pelaksanaan dari fungsi pengawasan yang mengagendakan kunjungan kerja ke provinsi Maluku dalam rangka monitoring terkait peran BLK dalam pelaksanaan pelatihan vokasi dalam upaya peningkatan kualitas SDM di Maluku.

“Saat ini kita masuk era digitalisasi dan revolusi industri 4.0,dimana teknologi yang makin berkembang sehingga berdampak luas dibeberapa aspek,salah satunya industri pada alat mesin yang diintegrasikan dengan fasilitas cyber atau internet,”tuturnya.

Baca juga :   Sehari Sebelum Dilantik,Widya Buka Pembekalan Pengurus Kwarda Maluku

Dikatakannya,pada masa kini akan terjadi peralihan dari penggunaan tenaga manusia kepada mesin atau robot dan akan meningkat drastis di tahun 2033,sehingga proses peralihannya harus diikuti dengan kesiapan masyarakat guna memperkuat daya saing SDM melalui peningkatan kualitas.

“SDM yang terampil dengan tingkat produktivitas yang tinggi tidak bisa menghadapi era globalisasi saat ini,namun juga menekan angka pengangguran di Maluku,”paparnya.

Ia menambahkan,upaya ini perlu mendapat dukungan dari Pemda,baik melalui penguatan Perda serta dukungan pembiayaan yang bersumbet dari APBD maupun APBN,untuk optimalisasi pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi dan peningkatan produktivitas.

“Kami dari Komisi IX berharap peran BLK tidak hanya memberi pelatihan semata,namun juga benar-benar dapat memberikan keahlian sehingga peserta dapat bersaing dan terserap di pasar kerja,”katanya.

Sedangkan,Sekda Maluku Kasrul Selang,mengakui,jika keberadaan BLK sangat penting di Maluku untuk menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai.

“Kami sangat punya kepentingan dengam hadirnya BLK yang ada di provinsi Maluku ini,dimana
BLK yang kita miliki hanya di Ambon,Maluku Tengah,Buru dan Aru.Maluku dengan 1.340 pulau yang kita bagi ke 12 gugus pulau,mestinya setiap gugus pulau ada BLK,tandasnya.

Adapun,dalam kunjungan kerja Komisi IX DPR RI juga didampingi mitra dari kementrian Tenaga Kerja,yakni Staf Ahli Menteri Bidang Kerjasama Internasional,Suhartono,Kepala Biro Humas,R.Sushendarno dan Kepala Sub Direktorat sarana dan prasarana,Adi Nugroho dan Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sulawesi-Maluku,Toto Suharto.

Sumber : Humas Pemprov Maluku

Editor : Aris Wuarbanaran

Check Also

Sehari Sebelum Dilantik,Widya Buka Pembekalan Pengurus Kwarda Maluku

AMBON,N25NEWS.com-Jelang sehari dilantik oleh Ketua Kwarnas Pramuka, Budi Waseso, Pengurus Majelis Pembimbing Daerah (Mabida), Kwartir …