Persiapan Capai 90 persen Sidang Sinode Ke-38 Siap Di Gelar

AMBON,N25NEWS.com-Ketua Panitia Sidang Sinode Ke XXXVIII Tony Pariela mengatakan berbagai persiapan untuk Sidang Sinode sudah mencapai 90 persen.Olehnya,
Klasis GPM Kota Ambon sebagai tuan rumah,pastikan agenda 5 tahunan itu akan berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Panitia siap melakukan tanggung jawab penting tanggal 7-14 Februari mendatang,” kata Ketua Panitia Sidang Sinode GPM ke-38, Toni Pariela dalam kepada sejumlah awak media di Ambon 3 Februari 2021.

Pariela menjelaskan, Sidang Sinode Ke-38 merupakan perwujudan dari konsolidasi gereja dalam kaitan dengan berakhirnya masa tugas Majelis Pekerja Harian Sinode GPM periode tahun 2015-2020.

Adapun,peserta yang akan hadir pada sidang sinode sedikit mengalami perubahan karena ada tambahan dari 457 orang naik menjadi 491 orang.Terdiri atas peserta biasa berjumlah 280 orang dan peserta luar biasa 211 orang

Masing-masing klasis sebanyak 8 orang, ditambah peserta luar biasa sebanyak 3 orang dari setiap klasis.

Selain itu, dari unsur Majelis Pekerja Harian Sinode GPM sebanyak 9 orang, ditambah dengan peserta luar biasa yang berasal dari badan pembantu dalam lingkungan sinode sebanyak 71 orang serta utusan GPM Jakarta dan unsur PGI.

“Sedangkan untuk urusan dari luar negeri kemungkinan besar tidak dapat hadir karena pandemi Covid-19,”ujar Pariela.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19, kata Pariela, panitia telah menyusun SOP dalam mengimplementasi protokol kesehatan sejak peserta tiba di Kota Ambon, registrasi, penempatan di hotel maupun dalam aktifitas persidangan. “Tentu bekerjasama dengan satuan tugas penanganan Covid-19 Kota Ambon,”jelasnya.

Pariela mengungkapkan, sebanyak 280 peserta biasa akan melakukan persidangan di Gedung Gereja Maranatha. Sedangkan peserta luar biasa akan mengikuti secara virtual dari Gedung Baileo Oikumene.

Lanjutnya, untuk sidang komisi-komisi akan berlangsung secara terpisah, dan telah disiapkan 9 gedung gereja untuk meminimalisir kerumunan.

Gedung gereja itu diantaranya Maranatha, Gereja Silo, Gereja Bethania, Gereja Josep Kam, Gereja Imanuel Karang Panjang, Gereja Hok Im Tong, Gereja Nazaret dan dan Gedung Gereja Syalom.

“Untuk mensukseskan sidang sinode ke-38 ini, panitia mendapatkan dukungan penuh baik dari Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon maupun seluruh klasis termasuk jemaatnya,” kata Pariela.

Pada kesempatan yang sama Ketua Sinode Gereja Protestan Maluku,Pdt.Dr.Ates Werinussa,M.Si mengatakan,sidang sinode merupakan suatu perhelatan biasa sesuai dengan ketentuan pergerejaan GPM yang diselenggarakan lima tahun sekali.

Dimana Sinode Gereja Protestan Maluku,sebagai pengambilan keputusan tertinggi terhadap berbagai kebutuhan gereja yang sifatnya sangat mendasar.

“Kita belajar dari 5 tahun kemarin,proses pemilihan itu berjalan sangat kondusif secara getejawi dan kami,pastikan sidang sinode kali ini seperti 5 tahun lalu,itu yang diharapkan warga GPM,”ucapya.

Adapun,Werinussa tandaskan,warga gereja tidak ingin adanya proses suksesi kepemimpinan gereja kali ini menjadi buah bibir publik,namun ini hanya menjadi konsumsi internal warga GPM.

“Untuk itu,kami percaya kepada Tuhan,dimana gereja ini sudah usia 85 tahun dan karena itu,kita tau bagaimana yang sifatnya krusial terkait dengan agenda persidangan sinode.Di sidang ke 38 kali kita tidak pernah ada apa yang namanya chaos tadi,”tandasnya.

Editor : Aris Wuarbanaran

Check Also

Serba-Serbi Ramadhan 1442 Hijriah Lapas Kelas III Banda Neira

BANDA,N25NEWS.com – Keluarga besar Lapas Kelas III Banda mengadakan buka puasa bersama (BUKBER) dengan pegawai …