PLN UIP Bungkam Soal Perseteruan Lahan PLTA

AMBON,N25NEWS.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan  (UIP) Maluku lebih memilih bungkam soal perseteruan lahan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Lala Kabupaten Buru.

Bungkamnya PLN UIP Maluku terkait dengan berbagai persoalan yang menyangkut dengan pembebasan lahan untuk pembangunan proyek PLTA yang berlokasi di desa Lala yang hingga saat ini masih dalam sengketa warga setempat dengan pihak  UIP atas lahan yang jual oleh Ferry Tanaya.

Akan tetapi ketika Koran ini ingin mengkonfirmasi langsung ke pihak PLN UIP tidak ada satu pegawai yang berani memberikan keterangan dengan alasan bahwa persoalan sengketa tersebut telah dilimpahkan kepihak Kejaksanaan dan tinggal hanya menunggu hasil keputusan.

Salah satu pegawai PLN UIP yang enggan namanya disebut kepada N25NEWS.COM  ini mengatakan, bahwa dirinya tidak bisa menjelaskan menyangkut dengan persoalan lahan proyek PLTA, lantaran sudah dibawa kerana hukum.

“Kami tidak bisa memberikan informasi, tetapi kalau mau bisa dengan bagian hUkum, tetapi mereka semua tidak ada ditempat, tapi yang saya tahu kalau persoalan ini hanya tinggal menunggu keputusan dari Kejaksaan, setelah itu baru bisa kami sampaikan,”ungkap sumber  pada N25NEWS.COM di Ambon.

Sebelumnya dalam pemberitaan media lokal edisi, Rabu(16/5) singkatnya menjelaskan bahwa perseteruan lahan pembangunan PLTA Lala hingga  saat ini belum juga menemui titik terang .

Membuat  Raja Petuanan Lilialy harus memberi batas waktu penyelesaian hingga sampai pekan depan, sehingga  membuat pihak PLN UIP menjadi kelimpungan mencari jalan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Persoalan tersebut membuat pihak kepolisian Polres kabupaten Buru harus ikut turun tangan membantu memediasi pertemuan, yang menghadirkan semuaa pihak terkait dalam massalah tersebut.

Namun sayangnya pertemuan  yang berjalan kurang lebih sejam juga tidak memberikan jalan keluar lantaran pihak PLN UIP tidak bisa  menghadirkan  sang penjual lahan, yakni Ferry tanaya, meskipun rapat tersebut dipimpin langsung Wakapolres Buru yang menghadirkan  Kepala BPN Buru serta dihadiri  Pai Intel Kodim Buru, Kasat Serse Polres Buru serta kasi TUN Kajari Buru.

Check Also

Dikeroyok 9 Orang Husein Suat Tewas Di JMP

AMBON,N25NEWS.com-Seorang Mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon,yang diketahui bernama Husein Suat tewas di Jembatan Merah Putih …