Posisi Anggota DPRD Tidak Pengaruhi Jabatan Ketua TKBM Ambon

AMBON,N25NEWS.COM-Lolos dan nantinya akan dilantik sebagai anggota DPRD Kota Ambon tidak mempengaruhi jabatan Hi Rawidin sebagai Ketua Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) pelabuhan Ambon.

Kepada media ini, Rabu(3/7/2019) Sekretaris TKBM Pelabuhan Ambon Mchale Suatrean memaparkan, kalau sejauh ini tidak ada aturan dalam AD/RT TKBM yang mengatur tentang rangkap jabatan, baik internal TKBM sendiri maupun jabatan diluar internal.

Khusus jabatan Ketua TKBM yang saat ini dijabat Hi Rawidin, sah-sah saja yang bersangkutan nantinya dilantik sebagai anggota legislativ di DPRD Kota Ambon dan tetap tidak tergeser dari jabatanya.

“Tidak ada aturan, maupun mekanisme yang mengharuskan bahwa yang bersangkutan meninggalkan jabatan sebagai Ketua TKBM Ambon dan itu tidak akan mungkin,”ungkap Mchale.

Alasan tersebut lantaran dalam UU Koperasi maupun aplikasi ke dalam AD/RT sudah dijelaskan bahwa, pengurus koperasi TKBM tidak dilarang menjadi pengurus koperasi lain, sama halnya sebagai anggota DPRD.

Menurutnya, Rawidin tidak bisa menjadi ketua, kalau yang bersangkutan terikat atau lewat DPRD berhadapan dengan hukum sehingga harus menjalani penahanan sesuai dengan putusan pengadilan sehingga disebut sebagai terpidana.

Jika demikian maka yang bersangkutan harus membuat pilihan dan bukan dari TKBM.

Akan tetapi dalam aturan DPRD juga memperbolehkan yang bersangkutan, bisa merangkap dua jabatan maka itu tidak masalah.

Sebaliknya jika aturan itu melarang maka yang bersangkutan tinggal memilih sebagai anggota DPRD atau Ketua TKBM.

“Intinya dari TKBM tidak ada masalah dan kami semua mendukung penuh Hi Rawidin sebagai terwakilan dari kami di dewan,”ucapnya.

Baca juga :   Pabung Malteng Lepas Anggota Pindah Satuan

Dengan dilantiknya sebagai anggota DPRD yang bersangkutan nantinya tampil bukan lagi sebagai anggota TKBM tetapi sebagai terwakilan dari warga Kota Ambon, dengan konsukwensi apakah tanggung jawab sebagai Ketua TKBM terhambat atau tidal setalah menjabat anggota DPRD dan jika tidak, itu berarti tidak ada masalah.

“Hal itu bisa saja terjadi, jika anggota merasa yang bersangkutan selama duduk di DPRD, pekerjaan di TKBM terhambat dan itu mungkin bisa saja dilakukan rapat luar biasa dan ini bukan aturan tapi bentuk keinginan anggota,”jelasnya.

Akan tetapi tugas sebagai Ketua bisa didelagasikan buat pejabat lainnya jika yang bersangkutan melakukan dinas luar di DPRD.

Dengan demikian diharapkan agar setelah menjabat anggota DPRD secara keanggotaan di TKBM bisa memperjuangkan apa yang selama ini menjadi masalah dapat diperjuangkan dengan anggota DPRD lainnya.

Hal yang sama juga disampaikan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Ambon Luky Nikijuluw yang dikonfirmasi via selulernya mengatakan, sejauh dalam AD/RT koperasi TKBM tidak ada larangan anggotanya menjabat anggota DPRD, maka yang bersangkutan bisa merangkap dua jabatan, baik sebagai Ketua TKBM maupun anggota DPRD.

“Sejauh tidak ada aturan TKBM yang melarang, itu sah-sah saja yang bersangkutan menjadi anggota legislativ,”tegasnya.

Akan tetapi sebaliknya jika dalam AD/RT TKBM ada larangan, maka yang bersangkutan sebelum dilantik sebagai anggota DPRD harus mundur dari jabatan Ketua.

Reporter :Rohim

Editor :Redaksi

Check Also

UPT Pemasyarakatan Sabet Penghargaan Dari Dirjenpas

AMBON,N25NEWS.com  – Delapan Unit Pelaksana (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan …