Proposal Masuk RPJMN,Gubernur Maluku Temui Moeldoko

JAKARTA,N25NEWS.com-Upaya mengejar ketertinggalan melalui program percepatan pembangunan Maluku yang digalakan Gubernur Maluku,Murad Ismail,semakin menunjukan titik terangnya.Kepala Staf Presiden Jenderal (Purn) Moeldoko saat ditemui gubernur mengakui,sebagian besar program usulan Pemprov Maluku telah diakomodir dalam RPJMN 2020-2024.

“Sementara program yang belum terakomodir dalam RPJMN ajan diupayakan dengan kebijakan lain,sesuai aturan yang ada.Bila perlu akan didorong program yang teragendakan di tahun 2021,2022 hingga 2024,”kata Moeldoko saat menerima Gubernur Maluku dan rombongandiruang kerjanya,rabu (05/02).

Adapun,kedatangan Gubernur ke Kantor Staf Presiden RI itu,dalam rangka memantapkan realisasi proposal percepatan pembangunan Maluku,serta memboyong Ketua DPRD Maluku dan pimpinan OPD dilingkup Pemprov Maluku.Moeldoko sendiri didampingi Koordinator Tim Infrastruktur Kedeputian I KSP, Febri Calvin Tetelepta.

Adapun,dalam pertemuan itu,Moeldoko menjelaskan,berbagai program pembangunan infrastruktur yang terakomodir dalam RPJMN 2020-2024,seperti pembangunan moda trasportasi trans Maluku yang mengintegrasikan transportasi darat,laut dan udara.

Selain itu,dalam rangka membuka keterisolasian di Maluku sejumlah infrastruktur seperti jalan lintas Seram,jalan di kepulauan Babar,kepulauan Aru,Kepulauan Kei,Kepulauan Tanimbar,Lemola,Buru dan pulau lainnya di Maluku yang kini telah mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

“Pembangunan dan pengembangan beberapa bandara,pembangunan dan pengembangan pelabuhan laut,semuanya akan disesuaikan dengan RTRW dan kesiapan lahan,serta kesediaan partisipasi masyarakat,”jelasnya.

Adapun,mantan Kepala Staf TNI AD ini berharap,pertemuan ini adalah langkah awal dan Maluku dapat menindaklanjuti dengan pertemuan teknis melalui OPD,dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mendiskusikan kebutuhan infrastruktur daerah Maluku dari tahun 2020 hingga 2024.

Baca juga :   Sebagai Mitra Pemda Provinsi Maluku,BPK Telah Memberikan Kontribusi Positif

Sementara itu,Gubernur Maluku Murad Ismail,menyampaikan rasa apresiasinya atas perhatian dan respon posetif dari Pempus,terkhusus Presiden RI Joko Widodo.

“Atas nama pribadi dan masyarakat Maluku saya mengucapkan terima kasih,semoga realisasi dari program percepatan pembangunan Maluku ini akan membuat kami bisa mengejar segala ketertinggalan,”ujar Murat Ismail.

Ia,mengakui,tanpa perhatian dan dukungan Pempus,maka Maluku akan terjebak dalam kemiskinan struktural.Saat ini kata dia,Maluku dinilai sebagai daerah tertinggal,karena menjadi provinsi termiskin nomor emapt dan dengan pengangguran tertinggi di Indonesia.
Dijelaskannya lagi,luas wilayah Maluku yang lebih luas wilayah lautnya dari daratan,juga menjadi penyebab APBD Maluku sangat kecil untuk menunjang pembanguan di daerah ini.

“Karena itu,saya dan tim datang menemui Kepala Staf Presiden ini,untuk kiranya Maluku dapat diperhatiakan dalam pembanguan lima tahun kedepan,”harapnya.
Pada kesempatan yang sama,Febri Calvin Tetelepta,saat mendampingi Moeldoko menilai,pertemuan gubernur dengan Ketua KSP ini sebagai pembukaan jalan,selanjutnya akan ditindaklanjuti secara teknis oleh OPD.

“Persoalan tanah dan masalah-masalah yang terjadi,tugas pemerintah daerah harus diselesaikan,sehingga kehadiran pembangunan infrastruktur nantinya tidak akan ada masalah,”tandas Febri.

Dirinya juga menyinggung soal Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN),akan didorong realisasinya.”Kedepan LIN akan kita dorong menjadi Perpres Khusus,”tutupnya.

Sumber : Humas Pemprov Maluku

Editor : Aris Wuarbanaran

Check Also

Sehari Sebelum Dilantik,Widya Buka Pembekalan Pengurus Kwarda Maluku

AMBON,N25NEWS.com-Jelang sehari dilantik oleh Ketua Kwarnas Pramuka, Budi Waseso, Pengurus Majelis Pembimbing Daerah (Mabida), Kwartir …