Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan Dinas PUPR Provinsi Fadly Latukolamsusu

Refitalisasi Sungai Di Ambon Fokus Pada DAS Wairuhu Dan DAS Wai Batumerah

AMBON,N25NEWS.COM-Pihak Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) Provinsi Maluku menjelaskan bahwa kegiatan Penguatan Kapasitas Desain Partisipatif dan Penguatan Kapasitas Kontstruksi ini adalah sebagai bagian dari program Dirjen Bina Bangda Kementerian Dalam Negeri,rabu (24/7/2019).

Menurut Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan Dinas PUPR Provinsi Fadly Latukolamsusu mengatakan,kegitan tersebut merupakan bantuan dari Asean Development Bank (ADB) yaitu program Flood Management in Selected River Basin (FMSRB),dimana /program ini adalah program yang dilaksanakan di 2 provinsi di Indonesia yakni Provinsi Maluku dan Provinsi Banten.

“Nah kegiatan ini kita sebenaranya di fokuskan ke program pengendalian banjir yang ada di perkotaan maupun di kawasan pertanian dan untuk 2019 ini kami di provinsi Maluku itu melaksanakan kegiatan ini fokusnya ke banjir perkotaan,”kata dia.

Untuk diketahui dua lokasi (Lokus) yang pihak PU laksanakan pada tahun 2019 ini adalah di Daerah Aliran Sungai (DAS) Wairuhu Galala dan DAS Wai Batumerah.

Kegiatan ini pun sendiri adalah bagian dari penguatan kapasitas terhadap kelembagaan baik di tingkat pusat,daerah maupun di tingkat masyarakat dan juga dengan adanya kegiatan ini diharapkan akan terjadi sinergitas antara level pemerintahan baik pusat maupun daerah.

Baca juga :   Jemaat Imanuel Amahusu,Gelar Diskusi Pencegahan Radikalisme Dan Sadar Konstitusi Berbasis Komunitas

Kegiatan ini pun sebenaranya lebih di fokuskan untuk bagaimana caranya masyarakat sendiri yang darti proses perencanaan,pelaksanaan sampai pada proses operasi dan pemeliharaan.

“Jadi masyarakat yang diharapkan agar berpartisipasi dalam setiap tahapan ini dan kami dari sisi pemerintahan hanya melakukan pengawasan terhadap mereka,”tuturnya.

Sementara itu,dari proses perencanaan PU ,dalam hal ini ada 4 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang  terkait dengan kegiatan ini yakni Dinas PUPR,Bappeda sebagai koordinator dan BPBD dan Dinas Kehutanan Provinsi.

Kemudian di tingkat Kota ada Dinas PU Kota Ambon BPBD Kota Ambon dan Bappeda Kota Ambon,sementara di Dinas PU Kota Ambon sendiri ada semacam kegiatan fisik yang nanti masyarakat yang berpartisipasi untuk proses pelaksanaan kegiatan ini.

“Jadi dari awal nanti masyarakat ini,kita bentuk semacam tenaga pendamping masyarakat dimana nanti mereka bersama-sama masyarakat akan membuat suatu kelompok masyarakat siaga bencana dan ini merupakan kelompok masyarakat yang akan berproses dengan segala kegiatan yang terkait dengan perencanaan samapai ke tahap pelaksanaannya nanti di masyarakat,”tandasnya.

Reporter      : Aris Wuarbanaran

Editor          : Redaksi

 

Check Also

Genjot Pembangunan Pondasi Mesjid Desa Nang,Satgas Pra TMMD Dan Warga Bahu Membahu

HALSEL,N25NEWS.com-Masjid Desa Nang yang masuk dalam sasaran pengerjaan pembangunan Fisik TMMD ke 112 Kodim 1509/Labuha …