SD Negeri 65 Ambon,Jadikan Monumen Ukulele Sebagai Ikon Muatan Lokal

AMBON,N25NEWS.com-SD Negeri 65 Ambon yang berlokasi di kawasan Batu Meja Kecamatan Sirimau membuat sejarah baru yakni dengan membangun sebuah monumen dengan menampilkan unsur muatan lokal yakni alat musik Ukulele sebagai ikon monumen sekolah tersebut.

Hal ini dikatakan Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon,AG Latuheru kepada wartawan saat diwawancarai disela-sela kegiatan pembangunan monumen alat musik Ukulele di halaman SD 65 Ambon,Kamis (23/9).

Menurut Sekkot Ambon,muatan lokal sebagai identitas masyarakat,khususnya Ambon.Selain itu,pembangunan monumen ini atas kerjasama pihak sekolah dengan Pemkot Ambon dan stekholder lainnya,setelah menyusun muatan lokal aalah satu yang ditampilkan yakni Ukulele.

“Untuk itu, saya memberikan apresiasi dan berharap,kedepan bukan hanya pembuatan monumen alat musik Ukulele ini dilakukan oleh SD Negeri 65 Ambon saja,namun sekolah-sekolah dasar lainnya yang memiliki halaman cukup memadahi untuk bisa membangun monumen seperti ini, “kata Latuheru.

“Jadi bukan hanya yang ditampilkan alat musik Ukulele saja,namun juga bisa dibuat muatan lokal lainnya seperti monumen Suling Bambu,Tifa atau Totobuang dan sebagainya, “ujar Sekkot.

Dengan demikian pembuatan monumen tentu harus menghadirkan ciri kearifan lokal.Maka tentu, setiap orang yang berkunjung ke Ambon akan mengakui memang benar muatan lokal bukan hanya diajarkan di sekolah,tetapi diimplementasikan untuk kehidupan mereka sehari-hari.

Sedangkan ditempat yang sama Kepala Sekolah SD Negeri 65 Ambon,Jacomina Laisina,Spd.Mpd mengatakan pembangunan monumen alat musik Ukulele juga sangat penting,karena selain memperindah lingkungan sekolah,namun juga akan membuat siswa bahkan orangtua merasa kerasan di sekolah.

“Menurut saya kepala sekolah itu harus memiliki banyak ide dan gagasan,untuk membangun sekolah yang dipimpinnya,seperti contoh pembangunan fisik dalam hal ini monumen alat musik Ukulele,”kata Laisina.

Atas dukungan orangtua dan stekholder maka Laisina terinpirasi untuk membangun monumen alat musik Ukulele itu.Tetapi bukan soal itu saja namun monumen itu juga harus bermanfaat bagi siswa-siswi SD Negeri 65 Ambon.

Diketahui,alat musik Ukulele telah masuk dalam kurikulum yang ditetapkan oleh Pemkot Ambon,serta merupakan dukungan terhadap Ambon sebagai kota musik.

Selain itu,Laisina tak pungkiri bahwa kegiatan kurikulum ini SD Negeri 65 Ambon telah mencuri star selain sanggar milik Nicho Tulalessy (AUKC).Star ini dalam arti kurikulum ini hanya SD Negeri 65 Ambon yang lebih duluan melakukannya dalam bentuk pembangunan monumen alat musik Ukulele.

“Untuk itu,dengan memiliki ide dan gagasan luar biasa,sehingga monumen ini ada ditaman SD Negeri 65 Ambon,olehnya sebagai pimpinan sekolah kita harus menunjukan kepada pemerintah bahwa SD 65 sudah mengembangkan bakat dan minat anak yang ada di SD.,”tandasnya.

Check Also

Bangun Sinergitas,Tim Program Prisisi  Silaturahmi Dengan  Dispen  Kota Ambon

AMBON,N25NEWS.com-Tim program penguatan karakter siswa mandiri melalui seni (Presisi) Kota Ambon berkunjung ke Dinas Pendidikan …