Sekda,Jumlah ODP Di Maluku Bertambah

AMBON,N25NEWS.com- Pemerintah Provinsi Maluku terus menggencarkan upaya mengantisipasi penyebaran  virus corona (Covid-19),baik di Kota Ambon maupun 11 kabupaten/kota.Pasalnya,jumlah ODP (orang dalam pengawasan) dan PDP (pasien dalam pengawasan) di Maluku mulai meningkat dari sebelumnya.

Berdasarkan data kasus suspek Covid-19 pemerintah Provinsi Maluku (Pemprov) per jumat (19/3/2020) jumlah ODP dan PDP tersebar di 11 kabupaten/kota.

“Kita lihat dari data kasus suspek ini.Kota Ambon yang tadinya ODP 3 orang,sekarang naik menjadi 5 orang sedangkan satu orang PDP.Namun di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) belum ada ODP maupun PDP,”kata Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku,Kasrul Selang kepada awak media pada jumpa pers di Kantor Gubernur Maluku,jumat (19/3).

Lebih lanjut,Sekda menjelaskan,untuk Kabupaten SBB terdapat 3 orang ODP,SBT tidak ada,Kabupaten Buru 1 orang ODP,Burus Selatan tidak ada,Kota Tual 2 orang ODP,Maluku Tenggara tidak ada,KKT 1 orang ODP,MBD tidak ada,sedangkan Kepulauan Aru terbanyak yakni 6 orang ODP.

“Jadi total kita di Maluku itu ada 18 orang untuk ODP termasuk di RSUD Haulussy.Cuma kita ada 1 pasien (pasien dalam pengawasan) PDP.Karena perjalanannya,kemudian keluhannya jadi kita isolasikan dan sekarang sementara oservasi nanti kalau perlu diangkat sampel lagi,”jelas Sekda.

Sementar itu,diketahui mengenai APD (alat pelindung diri) Pemda masih memiliki stok untuk beberapa hari.Dan Pemda juga telah instrusikan ke rumah sakit untuk stok alat pelindung diri ini minimal untuk  7 hari (1 minggu).

Reporter              : Aris Wuarbanaran

Editor                   : Redaksi

 

 

Check Also

Danrem 151/Binaiya,Kasus Covid-19 Di Maluku Terjadi Penurunan

AMBON,N25NEWS.com-Dandrem 151/Bianaiya Brigadir Jenderal Aristoteles Paplapna Ritiauw yang adalah Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi …