SKK Migas-INPEX Masela Bantu Pemkap KKT Hadapi Tanggap Darurat Covid-19

SAUMLAKI,N25NEWS.com-Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Inpex Masela Ltd. memberikan bantuan untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan pandemik virus corona (Covid19), kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT).

Hal tersebut dikatakan Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Papua & Maluku, A. Rinto Pidyantoro,pada saat acara penyerahan secara simbolis bantuan bencana non alam,oleh pekerja SKK Migas – Inpex Masela kepada Pemda  KKT, yang berlangsung di Gedung Kewarbotan,selasa (14/4/2020).

Menurutnya, upaya SKK Migas  dan Kontraktor KKKS melakukan giat kepedulian terhadap pencegahan penyebaran Covid-19 di KKT, tidak hanya dikarenakan akan dibangunnya kilang Liquefaction Natural Gas (LNG) atau Kilang Gas Alam Cair.Namun bagian dari kepedulian terhadap potensi penyebaran yang perlu segera prioritaskan,sehingga tidak menyebar hingga daerah operasional hulu migas di Indonesia.

“Sambil menunggu proses angkut pengiriman bantuan ke Saumlaki, kami bersama beberapa Lembaga Masyarakat dan Subkontraktor KKKS, telah melakukan dukungan dalam bentuk Program Pengembangan Masyarakat (PPM) dibidang Kesehatan dan kegiatan itu sudah dilakukan dengan melibatkan masyarakat desa Lermatang dan Bomaki,tenaga professional (IDI) dan jurnalis,”jelasnya.

Dikatakannya lagi,industri hulu migas turut berempati atas terjadinya wabah Covid-19,yang telah menjangkit kepada masyarakat di daerah Timur Indonesia. Namun ia mengakui adanya beberapa hambatan untuk membawa logistik bantuan bencana non alam,akibat pembatasan wilayah dibeberapa tempat dan ketersediaan alat angkut logistik yang terbatas pada masa pandemik Covid-19 ini.

Adapun,penyerahan bantuan bencana non alama ini seperti delapan  (8) poster edukasi penangulangan Covid-19 dan peralatan kesehatan,berupa 47 unit alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kesehatan (baju Hazmat,pelindung wajah,masker N95 dan sepatu boot),40 dus masker bedah dan 1.000 botol hand sanitizer.

“PPM yang dilakukan ingin mengajak seluruh masyarakat, agar lebih memahami cara menghadapi bencana non alam ini, dengan menghasilkan materi-materi komunikasi, berbentuk poster dan pemberitaan edukasi yang tidak membuat masyarakat takut atau panik, dalam menghadapi pandemik ini,”ujar Rinto.

Adapu,Rianto mengajak masyarakat untuk hidup sehat, seperti tetap mengkonsumsi makanan bervitamin untuk meningkatkan imunitas tubuh.Selain itu,tetap stay di rumah,menggunakan masker jika keluar rumah dan turut memberi edukasi untuk membatasi penyebaran berita hoax terkait wabah virus corona.

“Pada kesempatan ini kami dan juga dari IMPEX turut menyampaikan simpati yang mendalam terhadap semua yang terdampak oleh COVID-19 dan mengharapkan bantuan ini dapat membantu memperkuat sarana dan prasarana kesehatan di Indonesia dan terlebih khusus di KKT,”tandasnya.

Editor         : Aris Wuarbanaran

 

 

Check Also

Wabup Kepulauan Tanimbar Agustinus Utuwaly Menyerahkan Sertifikat Tanah Kepada Masyarakat Makatian 

SAUMLAKI,N25NEWS.com-Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar,Agustinus Utuwaly,S.Sos yang didampingi Kepala Kantor Wilayah  (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional …