SMA 2 Salahutu Tingkatkan Program Pendidikan

MALTENG,N25NEWS.COM – Guna meningkat kan kualitas mutu pendidikan, Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Salahutu terus berbenah dalam lingkungan sekolah dengan meningkatkan program pendidikan.

Terhadap upaya memperbaiki kekurangan yang ada dan meningkatkan perolehan-perolehan mutu yang dicapai sesuai standar pendidikan nasional.

Guna mencapai hal tersebut, SMAN 2 Salahutu lewat forum kordinasi internal melaksanakan rapat kerja (raker) internal dengan tujuan mengevaluasi, sekaligus membahas, merancang, dan melaksanakan upaya pencapaian rambu-rambu pendidikan nasional. Demikian rilis yang disampaikan Kepala sekolah SMAN 2 Salahutu O. Soumeru, S.Sos, S.Pd.

Dikatakan, peningkatan mutu pendidikam akan berdampak pada antusias masyarakat untuk lebih memilih SMA Negeri 2 Salahutu sebagai tempat menimba ilmu menuju masa depan yang lebih baik.

“Akhir-akhir ini, dari kasat mata
prestasi akademik maupun non-akademik, fisik maupun non-fisik yang diraih dan diupayakan SMA Negeri 2 sudah menunjukam peningkatan yang signifikan,”ungkapnya.

Dimana peningkatan yang dilakukan pihak sekolah, berdasarkan skala prioritas dan titik fokus pada arah kebijakan nasional pendidikan sebagaimana yang tertuang dalam PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, sesuai. delapan standar nasional pendidikan yang meliputi Standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Kualifikasi dan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan, dan Standar Penilaian.

Menurutnya, secara ideal delapan standar nasional pendidikan sebagaimana disebutkan di atas hendaknya telah tersosialisasikan dan terealisasikan dalam kebijakan strategis sekolah.

Dengan demikian tanggung jawab pihak sekolah, khususnya SMAN 2 Salahutu sebagai salah satu pemangku tugas ikut berperan penting mencerdaskan anak bangsa.

Baca juga :   Antusias Siswa Ikut Program Presisi Di SMK Negeri 7 Ambon Cukup Baik

Dimana tanggung jawab ini sudah menjadi kewajiban segenap komponen sekolah khususnya personil pelaksana teknis yang menjadi ujung tombak pemikul beban tugas yang berat tersebut yaitu para guru, pegawai serta Kepsek sebagai unsur pimpinan untuk memahami dan melaksanakan porsi tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Sudah menjadi keharusan bahwa seluruh guru bisa memahami tugas dan tangung jawabnya, seperti yanh tertuang dalam PP No. 74 Tahun 2008 tentang Guru. Juga dalam Permendiknas RI no. 16 Tahun 2007 guru dan pegawai hendaknya memahami, memenuhi dan merealisasikan kompetensi yang dipersyaratkan untuk menjadi seorang guru/ pegawai yang baik sesuai tuntutan,”tuturnya.

Oleh karena itu kata Soumeru raker yang dilaksanakan pihaknya akan merancang dan memprogram kegiatan-kegiatan strategis sekolah yang akan dilaksanakan dalam empat tahun kedepan.

Dengan demikian ruang lingkup kebijakan pengembangan Kurikulum, Kebijakan pembinaan siswa, Kebijakan pemeliharaan dan pengadaan sarana prasarana, analisa penjalinan kerja sama, pengelolaan administrasi dan pengembangan guru pegawai serta rancangan anggaran pendapatan belanja sekolah, dibuat sesuai dengan analisa yang tertata dalam Pengembangan Rencana Kerja Sekolah (RKS) yang tertuang dalam Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan Rencana Kerja Menengah (RKJM) dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).

“Semua ini untuk menciptakan sumber daya pengajar yang mampu memberikan pembelajaran yang berkualitas menuju kesuksesan,”cetusnya.

Reporter : Gali M

Editor : Redaksi

Check Also

Presisi,Penguatan Karakter Siswa Mandiri Melalui Ide Dan Kreasi

AMBON,N25NEWS.com-Program presisi merupakan pembelajaran berbasis inovasi Kontekstual yang mendekatkan siswa maupun guru dengan kondisi sekitarnya.Dimana,siswa …