Taihutu,Walikota Putuskan Tunda Pembayaran 4 Sektor Pajak

AMBON,N25NEWS.com-Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon,Jafri Taihutu mengatakan,untuk metespon pihak dari perhotelan,maka akhirnya Komisi II mengundang Kepala Kantor Pratama (KKP) Badan dan Retribusi Daerah yang berkaitan dengan stimunus ekonomi di sektor moneter dan fiskal.

Adapun,untuk Pemerintah Kota Ambon misalnya jelas dengan keputusan Walikota untuk melakukan penundaan pembayaraan pada 4 sektor pajak yakni,hotel,restoran,tempat hiburan dan pajak parkir.

“Teman-teman klir dulu soal pajak parkir ini,karena beda pajak parkir dan beda dengan retribusi.Kalau pajak parkir seperti pada mall (ACC,MCM dan Amplaz),namun yang parkir dijalan itu,namanya retribusi yang harus tetap dengan caranya,”kata Jafri kepada awak media di Ambon,selasa (12/5).

Selain itu,pihak Komisi II DPRD Kota Ambon sangat berterima kasih karena dengan kelesuan ekonomi seperti saat ini,maka Pemerintah Kota Ambon juga termasuk cepat merespon apa yang telah menjadi kebijakan stimunus  dan relaksasi tersebut.

“Tadi juga kami mencoba pada aspek pajak PPN PPH tadi untuk perseorangan dan badan yang tadi dijelaskan oleh pak Made dari Kantor  Pratama dan tinggal bagaimana kawan-kawan PHRI lewat akuntingnya itu,diajukan ke KPP agar dapat menindaklanjuti kebijakan tersebut,”jelasnya.

Lebih lanjut,Jafri menjelaskan yang keduanya yakni pihak Komisi juga akan berkoordinasi dengan Komisi I,sebab yang dibahas mereka (Komisi I) juga adalah masalah BPJS.Selain itu,ada stimunus keringanan pajak tersebut dibayar oleh negara dan KKP,yang katanya mereka menanyakan apakah bisa BPJS yang wajib pajak perusahaan ini berbisnis itu pun di take over oleh negara.

Baca juga :   Gubernur Maluku Hadiri Rapat FTSLBU, Lokus Jadi Sorotan

Sedangkan dengan pihak PLN,juga disampaikan,karena mereka meminta relaksasi apakah akan memperpanjang pembayaran.Sebab sebagai wakil rakyat nantinya Komisi II akan mengundang PLN,karena masalah-masalah PLN juga banyak masalah kelurahan angka meter daya 900 dan diatas 1000,karena tidak sesuai dengan orang yang mesti mendapatkan bantuan tersebut.

“Jadi kita bersama-sama mengatur waktu karena besok Komisi akan bersama Bulog dan akan kita pastikan soal stok bahan pokok khusus beras yang ada di Kota Ambon ditengah masa pandemi ini.Nantinya kita juga akan mengatur waktu bersama PLN untuk menjadikan agenda  dewan yang berkaitan langsung dengan masyarakt,”tuturnya.

Sementara mengenai masalah beras juga kalau dewan dalam hal ini Komisi II untungnya membijaki kalau tidak akan susah,karena itu Komisi II inginkan jangan sampai stok beras tidak ada,makanya dewan akan membicarakan hal ini bersama Dolog.

“Untuk itu,kita atas hasil pembicaraan dengan Dolog,maka kita akan sampaikan ke masyarakat,bahwa stok beras kita pasti terjaga dan sembako.Dan masalah informasi dari kadis pendapatan sudah ada disini.Karena isu PSBB agar masyarakat jangan gelisa dan kuatir serta cemas,”tandas Jafri.

Reporter      : M.Nurlette

Editor           : Redaksi

 

Check Also

Tuhehay,DPRD Belum Setuju Di Gelarnya Pilkades Di SBB

AMBON,N25NEWS.com-Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB),Melkisedek Tuhehay mengatakan,secara politik Peraturan Daerah (Perda) dan menolak …